Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kecurangan Tes Emisi, Prancis Buka Penyelidikan Fiat Chrysler

Pengadilan di Prancis akan membuka penyelidikan terhadap produsen mobil Fiat Chrysler atas dugaan kecurangan dalam tes emisi diesel, kata sumber dari pengadilan seperti dilansir AFP.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Maret 2017  |  10:16 WIB
Kecurangan Tes Emisi, Prancis Buka Penyelidikan Fiat Chrysler
Fiat - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan di Prancis akan membuka penyelidikan terhadap produsen mobil Fiat Chrysler atas dugaan kecurangan dalam tes emisi diesel, kata sumber dari pengadilan seperti dilansir AFP.

Penyelidikan itu adalah tindak lanjut atas rekomendasi dari kantor antipenipuan Prancis dan akan dilakukan oleh pengadilan kesehatan masyarakat setempat, kata mereka.

Sebelumnya, Prancis telah menyelidiki Volkswagen dan Renault atas skandal perangkat uji emisi yang membuat kendaraan terpantau mengeluarkan polusi lebih sedikit dari yang sebenarnya.

Pabrikan milik Italia dan Amerika Serikat, Fiat Chrysler, adalah satu dari 10 produsen mobil top dunia, namun mereka dituduh mencurangi kadar emisi di Amerika Serikat.

Badan Perlindungan Lingkungan AS mengatakan, perangkat lunak yang tidak diungkapkan pada 2014-2016 untuk Grand Cherokee dan truk Dodge Ram 1500 telah dijual di AS dan memungkinkan kendaraan itu memancarkan nitrogen monoksida lebih dari yang diizinkan.

Pada Januari, Fiat Chrysler yakin bisa mencapai target laba jangka menengah setelah tahun lalu grup itu membukukan laba bersih yang melonjak menjadi 1,8 miliar Euro pada 2016 dari 93 juta euro tahun sebelumnya, demikian AFP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fiat

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top