Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Kantung udara, Takata Rugi US$120,5 Juta

Produsen komponen otomotif asal Jepang, Takata Corp melaporkan bahwa kerugian bersih tahunan mereka mencapai 13,1 miliar yen atau setara dengan US$120,5 juta.
Shahnaz Yusuf
Shahnaz Yusuf - Bisnis.com 11 Mei 2016  |  19:15 WIB
Kasus Kantung udara, Takata Rugi US$120,5 Juta
Recall kantong udara - Ilustrasi/www.cochranfirmdc.com
Bagikan

Bisnis.com, TOKYO – Produsen komponen otomotif asal Jepang, Takata Corp melaporkan bahwa kerugian bersih tahunan mereka mencapai 13,1 miliar yen atau setara dengan US$120,5 juta.

Kerugian ini umumnya disebabkan oleh meningkatnya biaya yang dibutuhkan untuk penarikan produk inflator kantung udara yang berpotensi membahayakan nyawa.

Untuk tahun ini sendiri, Takata memperkirakan akan meraih keuntungan bersih sebesar 13 miliar yen.

Meski demikian, perusahaan tersebut masih tetap harus menghadapi adanya penambahan-penambahan penarikan produk yang mungkin akan dilakukan oleh produsen mobil.

Otoritas transportasi Amerika Serikat pekan lalu mengumumkan bahwa akan ada penarikan tambahan terhadap 40 juta unit kantung udara Takata.

Adapun kantung udara Takata yang sudah ditarik secara global mencapai 50 juta unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airbag Takata
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top