Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobil Murah, Kemenperin Jamin LCGC Bukan Program Basa-Basi

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perindustrian memastikan mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) bukan program musiman.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 26 September 2013  |  15:57 WIB
Mobil Murah, Kemenperin Jamin LCGC Bukan Program Basa-Basi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perindustrian memastikan mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) bukan program musiman.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Ansari Bukhori mengatakan komitmen terhadap LCGC bukan baru muncul sebulan, melainkan sejak bertahun lalu. Artinya, ketika kabinet berganti selepas 2014 program ini berhenti.

“Mudah-mudahan tidak begitu. Karena program ini mendorong pengembangan industri komponen jadi terus tumbuh,” ujarnya di sela acara Pameran Produk Indonesia (PPI) di Bandung, Kamis (26/9/2013).

Semangat menghadirkan mobil murah, selain menjawab permintaan pasar juga untuk merintis proyek mobil nasional. LCGC diposisikan sebagai basis awal pengembangan mobil nasional karena 80% komponennya wajib dibuat di dalam negeri.

“Kalau LCGC sudah tumbuh akan mudah kita untuk switch ini menjadi mobil nasional,” ujar Ansari.

Menurutnya, mobil murah pun tidak akan kanibal terhadap low MPV. Sebab, mobil serba guna ini memiliki pangsa pasar yang berbeda dengan LCGC.

“LCGC akan saling mengompensasi dengan segmen lain bukannya saling mematikan. MPV dipakai untuk keluarga besar tapi LCGC lebih kepada keluarga muda,” ujarnya.

Jika tidak digagas program LCGC, Kemenperin khawatir Indonesia bakal kebanjiran produk serupa dari Thailand mulai 2015. Saat itu, pasar bebas Asean berlangsung sehingga perdagangan lebih terbuka dan produk impor akan sangat mudah masuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LCGC mobil murah
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top