Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GM Yakin Penjualan Chevrolet Tembus 5 Juta Unit

Bisnis.com, DUBAI—Pertama kalinya dalam sejarah, General Motors Company (GM) mematok target penjualan Chevrolet paling ambisius. Dalam momentum peringatan 100 tahun hari jadinya, raksasa otomotif AS itu yakin 5 juta unit laku terjual tahun ini.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 03 September 2013  |  16:30 WIB
GM Yakin Penjualan Chevrolet Tembus 5 Juta Unit

Bisnis.com, DUBAI—Pertama kalinya dalam sejarah, General Motors Company (GM) mematok target penjualan Chevrolet paling ambisius. Dalam momentum peringatan 100 tahun hari jadinya, raksasa otomotif AS itu yakin 5 juta unit laku terjual tahun ini.

Global Head of Chevrolet Alan Batey mengatakan GM optimistis target itu tercapai terdorong pertumbuhan penjualan di Timur Tengah. "Ketika saya telaah di mana lokasi yang bisa menyerap banyak merek Chevrolet, jawaban paling potensial adalah Timur Tengah," katanya, Selasa (3/9/2013).

Selama 2012, penjualan global Chevrolet sedikit di bawah target tahun ini sebanyak 4,95 juta unit. Kontribusi penjualan dari negara-negara di luar kawasan Amerika Utara mencapai 65%.

Pasar utama merek andalan GM itu adalah Amerika Serikat, China, Rusia, Meksiko, dan Brasil. Sejauh ini, GM tetap yakin terhadap potensi pasar Timur Tengah kendati suasana politik terus memanas.

"Kami belum melihat apa yang terjadi di Mesir, Suriah, atau Lebanon secara keseluruhan bakal mengganggu proyeksi penjualan," ujar President & Managing Director GM di Timur Tengah John Stadwick.

Timur Tengah masuk dalam 10 negara pasar utama mobil besutan GM. Merek ini menargetkan penguasaan pasar otomotif Timur Tengah tembus 10%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timur tengah chevrolet penjualan mobil gm

Sumber : Bloomberg

Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top