Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Honda Kenalkan Konsep Mobil Low MPV Pertama Di Indonesia

JAKARTA--PT Honda Prospect Motor (HPM)  Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda di Indonesia untuk pertama kalinya  memperkenalkan konsep produk terbarunya di segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV).Dengan hadirnya produk baru dari HPM maka
Emanuel Tome Hayon
Emanuel Tome Hayon - Bisnis.com 18 Juli 2013  |  20:10 WIB
Honda Kenalkan Konsep Mobil Low MPV Pertama Di Indonesia
Bagikan

JAKARTA--PT Honda Prospect Motor (HPM)  Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda di Indonesia untuk pertama kalinya  memperkenalkan konsep produk terbarunya di segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV).

Dengan hadirnya produk baru dari HPM maka akan menghiasi varian low MPV yang selama ini dikuasai oleh salah satu produk Toyota yakni Avanza.

Direktur pemasaran dan Purna Jual Jonfis Fandy menerangkan produk baru tersebut akan diperkenalkan pada Indonesia Motor Show (IMS) nanti.

"Kita belum memberikan namanya. Masih dirahasiakan,nanti september kita perkenalkan," ujarnya saat buka puasa HPM bersama media,Kamis (18/7/2013).

Dia menerangkan produk LMPV ini harganya akan lebih murah sama seperti harga di segmen LMPV. Mobil baru ini,lanjutnya, akan hadir di semester 1/2014.

Selain itu, sambungnya, produk ini menggunakan komponen lokal sebanyak 80% dan akan dirakit di salah satu pabrik HPM di Indonesia.

Jonfis menerangkan, mobil ini hadir  setelah HPM melakukan riset dan masukan dari beberapa konsumen. Dalam riset diperoleh bahwa penjualan terbesar di segala segmen adalah LMPV yang tercatat hingga 70%.  (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jonfis fandy honda prospect motor brio
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top