Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bisnis.com, JAKARTA - Volkswagen AG akan memboyong kembali Phaeton ke Amerika Serikat. Sedan mewah ini ditargetkan masuk lagi ke pasar Paman Sam mulai Januari 2014.
 
Phaeton merupakan merek sedan papan atas yang undur diri dari industri otomotif AS sejak 7 tahun lalu. VW menarik kendaraan roda empat ini dari AS lantaran catatan penjualan yang tak bagus kala itu. 
 
"Pabrikan otomotif sebesar Volkswagen pun tetap membutuhkan say hello project untuk Phaeton di segmen sedan kelas atas," kata Chief Executive Officer VW Martin Winterkorn, Rabu (17/7/2013) waktu setempat. 
 
Kembalinya Phaeton ke AS merupakan bagian upaya untuk menggenjot pertumbuhan penjualan di pasar otomotif terbesar dunia itu. VW menggelontorkan US$5 miliar untuk pemasaran sedan tersebut selama 3 tahun ke depan. 
 
Sedan Phaeton merupakan proyek kesayangan Chairman VW Ferdinand Piech. Pada 2012, jumlah penjualan mobil ini mencapai separuh dari yang ditargetkan di seluruh dunia. Winterkom menuturkan guna membuka pasar AS untuk kendaraan ini, maka pada 2011 VW terlebih dulu meluncurkan Passat dan Jetta. 
 
Kedua sedan tersebut sengaja dirancang ulang untuk memenuhi selera konsumen di AS. Pertama-tama, Phaeton akan dipajang dalam sebuah pameran di Detroit awal tahun depan untuk menguji respons pasar. 
 
VW menargetkan penjualan Phaeton sebanyak 800.000 unit hingga 2018 di AS. Namun, IHS Automotive memprediksi hingga 5 tahun ke depan cuma akan terjadi pengiriman 517.000 unit saja, lebih kecil 35% dari target. Selama semester 1 2013, penjualan VW di Amerika Serikat sebesar 206.792 unit mobil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Dini Hariyanti
Editor :
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper