Ekspor LCGC: Pemerintah Dituntut Perluas Kerjasama Antarnegara

Executive General Manager External Affair Division PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam berharap, pemerintah dapat memperluas kerjasama dan perjanjian dengan negara-negara diberbagai kawasan untuk memperluas ekspor.
Lingga Sukatma Wiangga | 02 Juni 2014 21:36 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Executive General Manager External Affair Division PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam berharap, pemerintah dapat memperluas kerjasama dan perjanjian dengan negara-negara diberbagai kawasan untuk memperluas ekspor.

TMMIN yang lebih dahulu mengekspor LCGC, saat ini masih berkutat di pasar Filipina. Menurutnya, pasar berikutnya paling realistis untuk dikuasai setelah Filipina masih berada di kawasan Asia Tenggara.

Dia menyatakan, untuk menggenjot ekspor khususnya segmen LCGC, pemerintah harus aktif membuat kerjasama dan perjanjian perdagangan yang positif dengan negara-negara di berbagai kawasan.

“Sementara ini masih ekspor ke Filipina. Pemerintah harus membuka kerjasama dengan kawasan lain. Untuk membuka pasar di kawasan lain tidak semudah itu [seperti di Asean],” ucapnya kepada Bisnis, Senin (2/6/2014).

Saat ini, TMMIN mengekspor sekitar 6.000 unit LCGC ke Filipina, atau setara 500 unit per bulan. Angka tersebut 10% dari total penjualan Agya, dan 6% dari total ekspor yang dilakukan TMMIN.  

Tag : otomotif, lcgc, tmmin
Editor : Saeno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top