Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mobil Hybrid Tidak Dapat Insentif, Ini Nasib Toyota dan Honda

Toyota dan Honda buka suara usai mobil listrik jenis hybrid resmi tidak dapat insentif dari pemerintah.
Ilustrasi pengguna sedang mengisi baterai mobil listrik./ Dok. Freepik.
Ilustrasi pengguna sedang mengisi baterai mobil listrik./ Dok. Freepik.

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) RI Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan mobil listrik berjenis hybrid atau HEV tidak akan diguyur program insentif dari pemerintah. Berikut nasib dari Toyota dan Honda.

Agus mengatakan, insentif kendaraan listrik hanya akan menyasar mobil listrik murni atau BEV dengan ketentuan kandungan lokal yang mencapai 40 persen.

“[Mobil hybrid] tidak ada bantuan dari pemerintah, iya mobil listrik murni saja yang TKDN nya 40 persen, motor juga begitu,” katanya di sela konferensi pers KLBB, Senin (6/3/2023).

Menanggapi hal tersebut, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy menyampaikan masih belum bisa berkomentar banyak. Namun, HPM akan tetap fokus dalam menghadirkan kendaraan listrik yang sebagaimana diketahui pabrikan otomotif asal Jepang ini akan meluncurkan dua mobil hybrid pada tahun ini.

“Saat ini kami tetap fokus untuk menghadirkan produk elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, infrastruktur di Indonesia dan ketersediaan komponen untuk dapat memenuhi permintaan konsumen,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (7/3/2023).

Senada dengan itu, Direktur Administrasi, Corporate & External Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam juga enggan berkomentar mengenai insentif kendaraan listrik yang tidak dikantongi mobil hybrid.

“Kita tidak dalam posisi mengomentari policy pemerintah,” singkatnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Menperin RI Agus sempat mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan juga insentif kendaraan listrik pada mobil listrik hybrid sebanyak Rp40 Juta.

Adapun, kinerja penjualan mobil listrik jenis hibrida atau HEV di Indonesia mencapai 1.495 unit pada Januari 2023. Penjualan mobil jenis ini masih didominasi All New Kijang Innova Zenix varian hybrid pada Januari 2023.

Tercatat, mobil hibrida andalan Toyota ini berhasil terjual sebanyak 1.465 unit bulan lalu. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Zenix varian hybrid ini unggul jauh dibanding pesaingnya pada segmen ini. Sebab, pada posisi dua mobil hybrid terlarisnya saja hanya terjual 11 unit, yaitu Nissan Kick E-Power.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper