Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Polda Metro Kembali Terapkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Ditindak

Polda kembali menerapkan tilang manual, seiring maraknya pemalsuan pelat nomor kendaraan bermotor sewaktu pelaksanaan tilang elektronik atau ETLE.
Rizqi Rajendra
Rizqi Rajendra - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  15:43 WIB
Polda Metro Kembali Terapkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Ditindak
Polisi lalu lintas menilang pengendara mobil yang melintas di jalur TransJakarta Jalan Raya Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2020). - ANTARA/Andi Firdaus
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya kembali memberlakukan tindakan tilang manual kepada pengendara yang nekat melanggar lalu lintas dengan memalsukan pelat nomor kendaraan untuk mengakali kamera tilang elektronik (ETLE).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan, pihaknya siap menilang kendaraan secara manual bagi pengendara yang melepas atau memalsukan pelat nomor kendaraan, sebab pelanggaran tersebut berpotensi pidana.

"Fenomena yang terjadi di masyarakat adalah mereka melepas daripada pelat nomor, memalsukan pelat nomor. Nah inilah tetap akan kita lakukan penindakan secara manual," ujar Latif dikutip dari situs resmi Polda Metro Jaya, Senin, (5/12/2022).

Pasalnya, fenomena tersebut marak terjadi ketika tilang manual dihapus, karena dengan begitu pengendara dapat leluasa melanggar lalu lintas tanpa kena tilang ETLE. Tak hanya sepeda motor, pengendara mobil juga kerap melakban pelat nomor agar tidak teridentifikasi kamera ETLE.

"Kebanyakan sekarang pelat nomor sepeda motor, kalau mobil ada juga yang memalsukan pelat nomornya tidak sesuai," ungkapnya.

Lebih lanjut, Latif mengatakan, apabila saat dilakukan pemeriksaan terdapat indikasi pidana, polisi akan memberikan tilang manual kepada pelanggar pemalsu pelat nomor tersebut.

"Kita akan memeriksa, akan melihat nomornya. Kalau pelat nomor tidak ada kita akan cek. Nah, kalau ini ada unsur-unsur yang mendekati unsur pidana bisa pemalsuan alat bisa digunakan untuk kejahatan," terangnya.

Untuk meminimalisir pengendara yang memalsukan atau melepas pelat nomor, polisi akan memberhentikan kendaraan tersebut. Nantinya, kendaraan akan ditahan sampai pengendara bisa menunjukkan bukti surat-surat kendaraan.

"Kita akan hentikan, diperiksa kalau tidak sesuai kita tahan mobilnya sampai dengan dia bisa tunjukkan surat-suratnya," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tilang e-Tilang Tilang Elektronik tilang polisi
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top