Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Model Mobil Listrik, Penjualan hingga Juli Masih Stagnan

Banjir model mobil listrik yang belakangan diperkenalkan berbagai merek belum bisa mendongkrak penjualan, karena hanya mampu tumbuh 0,59 persen YoY.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 21 Agustus 2022  |  10:11 WIB
Banjir Model Mobil Listrik, Penjualan hingga Juli Masih Stagnan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjajal mobil listrik KIA EV6 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Kamis (11/8/2022) - BISNIS - Khadijah Shahnaz.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Penjualan mobil berteknologi listrik pada periode Januari-Juli tahun ini tercatat sebesar 2.039 unit. Realisasi penjualan model mobil yang terdiri dari HEV, PHEV, dan BEV itu terbilang stagnan dibandingkan kinerja pada periode sama tahun lalu sebesar 2.027 unit.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tingkat pertumbuhan segmen mobil listrik ragam teknologi itu hanya tumbuh 0,59 persen secara YoY. Padahal, model mobil listrik telah banyak diperkenalkan, khsusunya pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.

Tercatat, terdapat 24 merek mobil ikut berpartisipasi dalam perhelatan tersebut. Sedangkan, terdapat 27 model mobil listrik anyar ditampilkan, baik berteknologi hybrid (HEV), battery electric vehicle (BEV), hingga plug in hybrid (PHEV).

Beberapa di antara mobil listrik yang dipamerkan yaitu Kia Niro, Kia EV6, Wuling Air ev, Hyundai Ioniq 5, Toyota bZ4X, Toyota Corolla Cross hybrid, DFSK Mini EV, dan jajaran model Lexus mulai dari LS 500h hingga Lexus UX 300 e. Tidak ketinggalan dari sektor mobil komersial, Mitsubishi menampilkan Canter versi listrik.

Secara keseluruhan penjualan mobil berteknologi listrik di Indonesia masih didominasi teknologi HEV. Hingga Juli tahun ini, penjualan HEV mencapai 1.415 unit, mengalami penurunan 2,95 persen dibandingkan periode Januari-Juli tahun lalu sebesar 1.458 unit.

Sedangkan segmen terbanyak kedua adalah BEV. Total penjualan BEV periode Januari-Juli tahun ini sebesar 614 unit, mengalami pertumbuhan 14,98 persen dibandingkan 534 unit pada periode sama tahun lalu.

Terakhir, segmen PHEV yang hanya dihuni Mitsubishi Outlander PHEV masih minim sumbangsih. Total penjualan PHEV selama Januari-Juli 2022, sebanyak 10 unit, melorot tajam dibandingkan 35 unit pada periode sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top