Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Otomotif Nyatakan Dukungan atas Kebijakan Euro 4

Industri otomotif mendukung kebijakan penerapan Euro 4 untuk kendaraan diesel yang dimulai pada 7 April 2022. Dukungan ditandai dengan deklarasi bersama yang dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 Maret 2022  |  13:21 WIB
Industri Otomotif Nyatakan Dukungan atas Kebijakan Euro 4
Suasana penandatanganan kesepakatan Euro 4 di Gaikindo Jakarta Auto Week 2022. (Dari kiri ke kanan) Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Taufik Bawazier; Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi; Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita; dan Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Rahmat Samulo (kanan) menyaksikan Presdir PT Isuzu Astra Motor Indonesia Eisaku Akazawa meneken kesepakatan itu. IAMI meneken mewakili para ATPM kendaraan komersial dengan customer. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Industri otomotif menyatakan dukungan atas kebijakan penerapan Euro 4 untuk kendaraan diesel yang diproduksi di Indonesia mulai 7 April 2022.

Kebijakan yang bertujuan mengurangi emisi gas buang itu didukung seluruh ekosistem mulai dari pemerintah, agen pemegang merek (APM), karoseri, hingga para pengguna kendaraan bermesin diesel, agar program itu terlaksana dengan baik.

Dukungan ditandai dengan deklarasi bersama yang dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di booth Isuzu di Jakarta Auto Week pada Selasa (15/3/2022).

Seusai deklarasi, Menperin dan Ketua Umum Gaikindo menyaksikan penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung Euro 4. Penandatanganan komitmen dilakukan Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Eisaku Akazawa dan perwakilan pelanggan Isuzu.

Komitmen itu sebagai wujud kesiapan penerapan Euro 4 pada kendaraan bermesin diesel yang diproduksi di Indonesia mulai 7 April 2022.

Menteri Perindustrian mengatakan program Euro 4 sebagai bagian dari upaya pemerintah mengurangi efek rumah kaca. “Industri otomotif menjadi motor penggerak pengurangan emisi gas buang,” ujar Menperin.

Sejumlah pelanggan menyambut baik kesiapan Euro 4 dari ATPM. Seperti yang disampaikan Managing Director PT Kiat Ananda Cold Storage Otto Iskandar. Dia mengatakan pelaku usaha mendukung program pemerintah untuk penerapan Euro 4.

"Ini bagus karena selain lingkungan bersih, kendaraan juga hemat bahan bakar, dan itu sangat berpengaruh bagi pelaku usaha," ujar Otto.

Hal senada dikemukakan Head of HSE & Asset Facility Management Division PT TIKI JNE Donny Syachrullah yang mendukung program Euro 4 pemerintah sebagai bagian dari sumbangsih pelaku usaha untuk lingkungan bersih.

Sementara itu, Sejumlah ATPM menyatakan kesiapannya dalam penerapan standar emisi Euro 4.

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memastikan siap meluncurkan semua kendaraannya dengan standar mesin emisi Euro 4. “Kendaraan yang kami luncurkan tidak hanya untuk memenuhi regulasi Euro 4, tapi juga untuk lingkungan yang bersih” ujar Presiden Direktur HMSI Masato Uchida.

Semua kendaraan Hino yang diproduksi sudah dengan teknologi mesin Euro 4 untuk memenuhi semua kebutuhan bisnis.

Mitsubishi juga menyatakan kesiapannya. Executive Vice President of Sales and Marketing Divisions PT KTB Duljatmono mengatakan pihaknya meningkatkan spesifikasi 29 model Mitsubihsi Fuso untuk standardisasi Euro 4 seperti peningkatan pada mesin dan komponen common rail, kemampuan teknis kendaraan, hingga penambahan dimensi.

Dia optimistis dengan peningkatan itu, pangsa pasar Mitsubishi Fuso naik dari 46,7 persen pada 2021 menjadi 48 persen pada 2022.

Sementara itu, Vice President UD Trucks Indonesia Aloysius Chrisnoadhi menjelaskan untuk penerapan Euro 4, UD Truck menyiapkan produk baru dengan teknologi selective catalytic reduction (SCR).

Chrisnoadhi menambahkan UD Trucks Indonesia juga telah mempersiapkan berbagai sarana pendukung lainnya dalam menyambut kebijakan penerapan Euro 4, khususnya bagi para pelanggannya.

Kesiapan juga ditunjukkan pabrik PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCMVI) di Wanaherang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada awal Desember 2021 pabrik Wanaherang melakukan upacara serah terima secara simbolis kepada PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) atas perakitan pertama Mercedes-Benz Axor yang memenuhi standar Euro 4 di pabrik Wanaherang.

Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia Jung Woo Park menjelaskan penyerahan unit Mercedes-Benz Axor Euro 4 menjadi langkah pertama perusahaan dalam menyambut Standar Emisi Euro 4 yang akan dimulai pada April 2022.

Sementara itu, General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Asril mengatakan Isuzu memastikan, mulai April 2022, seluruh pabrik Isuzu di Indonesia akan memproduksi mesin sesuai standar Euro4. Isuzu sudah memiliki bekal yang baik yang telah dipersiapkan matang untuk menyongsong standar Euro 4.

Sejatinya, Isuzu sudah siap dengan mesin standar Euro 4. Tepatnya ketika truk Isuzu Giga pada 2011 telah menggunakan mesin common rail. Mesin common rail juga sudah diterapkan pada Isuzu Elf NMR 81 pada 2018. Selain itu, pada 2019, Isuzu Indonesia juga melakukan ekspor perdana Isuzu Traga ke Filipina yang sudah menggunakan mesin dengan standar Euro 4.

Attias menjelaskan DNA mesin Isuzu yang irit bahan bakar memungkinkan pelanggan menghemat biaya operasionalnya. Selain itu, mekanik Isuzu di dealer telah siap dan paham bagaimana menangani mesin common rail.

Dia menambahkan Isuzu sudah menguji konsumsi BBM untuk kendaraan standar Euro 2 dan Euro 4. Ternyata, truk Euro 4 Isuzu lebih hemat BBM 10 persen hingga 12 persen. “Jadi, selain menghasilkan emisi gas buang yang lebih baik, ternyata juga irit. Kami yakin Isuzu telah siap melayani customer dengan kendaraan Euro 4,” kata Attias.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif Standard Euro 4
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top