Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aliansi Renault, Nissan, & Mitsubishi Bakal Meluncurkan 35 Mobil Listrik hingga 2030

Perusahaan patungan Renault, Nissan, dan Mitsubishi telah menggelontorkan US$23 miliar atau Rp330,72 triliun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  16:17 WIB
Mobil listrik konsep Mitsubishi dan Nissan.
Mobil listrik konsep Mitsubishi dan Nissan.

Bisnis.com, JAKARTA — Renault, Nissan, dan Mitsubishi bakal meluncurkan 35 mobil listrik baru hingga 2030. Perusahaan patungan tiga merek ini menggelontorkan investasi senilai US$23 miliar atau Rp330,72 triliun. 

Dilansir dari Tempo, Jumat (28/2/2022), rencana penggunaan platform umum disebut bisa membantu dalam inovasi untuk menghasilkan mobil listrik yang lebih terjangkau di masa depan. 

Dalam peta jalan disebutkan bahwa Renault, Nissan, dan Mitsubishi akan meningkatkan penggunaan platform umum di tahun-tahun mendatang menjadi lebih dari 80 persen untuk 90 model gabungan pada 2026.

"Di antara para pemimpin otomotif dunia, aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi adalah model yang terbukti dan unik. Selama 22 tahun, kami telah membangun budaya dan kekuatan kami masing-masing untuk kepentingan bersama kami," kata Ketua Aliansi Jean-Dominique Senard.

Ketiga produsen mobil tadi akan berbagi lima platform mobil listrik yang umum, yakni model CMF-EV, CMF-BEV, CMF-AEV, KEI-EV, dan LCV-EV.

Platform CMF-EV diklaim sebagai platform mobil listrik global yang fleksibel. Platform ini digunakan sebagai basis untuk crossover Nissan Ariya EV dan Renault Megane E-tech Electric. 

Platform CMF-BEV disebut sebagai platform mobil listrik kompak paling kompetitif di dunia. Mobil listrik dengan basis platform ini akan diluncurkan pada 2024, dengan daya jangkau yang diklaim mencapai 400 km. Platform ini juga diklaim lebih hemat biaya sebesar 33 persen dan konsumsi daya lebih irit 10 persen dibanding mobil listrik Renault ZOE.

Platform CMF-BEV akan diproduksi sebagai mobil listrik sebanyak 250.000 unit per tahun untuk merek Renault, Alpine, dan Nissan. Beberapa mobil yang didasarkan pada platform ini antara lain Renault R5 dan mobil listrik baru yang menggantikan Nissan Micra.

Plaform CMF-AEV paling terjangkau di dunia dan akan mendukung Dacia Spring yang baru. Kemudian KEI-EV ditujukan untuk mobil listrik ultra-kompak atau mobil listrik mini. Terakhir, LCV-EV, adalah platform yang akan mendukung model Renault Kangoo dan Nissan Town Star.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik nissan mitsubishi renault

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top