Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Isuzu Luncurkan D-Max dan MU-X 4x4 di GIIAS 2021

Isuzu MU-X kini.menggunakan mesin 1.900 cc  turbo yang memiliki tenaga 150 tenaga kuda pada 3.600 rpm dan torsi 350 Nm pada 1.800 rpm hingga 2.600 rpm.
Isuzu D-Max 1.9 tampil di GIIAS 2021 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis, (11/11/2021). /Bisnis-Muhammad Khadafi
Isuzu D-Max 1.9 tampil di GIIAS 2021 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis, (11/11/2021). /Bisnis-Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memperkenalkan generasi terbaru MU-X dan D-Max pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, Kamis (11/11/2021).

MU-X dan D-Max yang hadir di Indonesia memiliki desain eksterior, interior dan mesin yang berbeda dibandingkan dengna generasi sebelumnya.

MU-X menggunakan mesin 1.900 cc  turbo yang memiliki tenaga 150 tenaga kuda pada 3.600 rpm dan torsi 350 Nm pada 1.800 rpm hingga 2.600 rpm.

Sementara itu melalui D-Max, Isuzu fokus pada kendaraan niaga yang mampu melibas segala medan dengan bermodal transmisi manual dan sistem penggerak 4x4.

"Dengan fokus Isuzu di bisnis commercial vehicle dan menyasar segmen tambang, plantaion, oil dan gas, rental company, Isuzu melalui kendaraan ini berharap dalam menjadi real working partner bagi pelanggan," kata Wakil Presiden Direktur IAMI Jap Ernando Demily.

Adapun terkait harga, MU-X 4x4 AT ditawarkan senilai Rp559,9 juta, dan D-Max dibanderol mulai Rp363,6 juta hingga Rp459,8 juta.

Ernando mengatakan bahwa saat ini mobil Isuzu banyak digunakan untuk berbagai kegiatan ekonomi. Hinga Oktober 2021, penjualan pada segmen kendaraan niaga Isuzu naik 84 persen secara tahunan. Capaian ini tidak lepas dari diskon PPnBM yang berlaku hingga 31 Desember 2021. 

Dia juga  mengatakan bahwa peningkatan penjualan tersebut djuga didukung sentimen positif dari sejumlah komoditas di Indonesia seperti kelapa sawit dan batu bara.

"Didukung pertumbuhan ekonomi pada umumnya dan tren pasar otomotif pada khususnya, kami berhasil menangkap peluang tersebut di mana hingga Oktober 2021 kami mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 84 persen dengan market share sebesar 24 persen di segmen komersial vehicle," katanya.

Sentimen positif yang juga didukung kebijakan pemerintah, lanjutnya, merupakan momentum bagi industri otomotif untuk menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Reni Lestari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper