Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nissan Punya Ambisi Kembangkan Mobil Pintar di Indonesia

Secara global Nissan memiliki memiliki tiga pilar utama dalam Nissan Intelligent Mobility, yakni Intelligent Power (bagaimana  mobil ditenagai), Intelligent Driving (bagaimana  mobil dikendarai), dan Intelligent Integration (bagaimana mobil terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya).
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  20:21 WIB
Ilustrasi.  - Nissan
Ilustrasi. - Nissan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) akan mendorong pengembangan mobil di Tanah Air ke arah intelligent car.

Direktur Sales & Marketing PT NMDI Tan Kim Piauw mengatakan perseroan menyambut baik upaya pemerintah dalam mengembangkan mobil listrik. 

Kendati demikian, Tan mengatakan Nissan memiliki visi pengembangan mobil yang lebih baik dari sekadar elektrik. Nissan mengusung mobil dengan kemampuan untuk membantu mengatasi setiap tantangan mobil elektrik di Indonesia.

"Tentu aturan yang pemerintah miliki saat ini sangat baik. Kami pun meluncurkan berbagai mobil listrik di Indonesia. Namun, kami sebenarnya memiliki visi lebih jauh lagi yakni menciptakan vehicle intelligence," sebut Tan, Rabu (6/10/2021).

Berdasarkan catatan Bisnis, Nissan Intelligent Mobility memiliki tiga pilar utama terkait dengan inovasi produk, yakni Intelligent Power (bagaimana  mobil ditenagai), Intelligent Driving (bagaimana  mobil dikendarai), dan Intelligent Integration (bagaimana mobil terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya).

Adapun, tujuan Nissan Intelligent Mobility adalah membuat pengendara Nissan menjadi lebih percaya diri, memiliki pengalaman berkendara yang menyenangkan, lebih  terhubung dengan lingkungan sekitar, sekaligus untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Tan melanjutkan, pengembangan mobil listrik di Indonesia saat ini masih seputar isu infrastruktur. Tempat pengisian energi bagi mobil listrik masih sangat terbatas sehingga banyak membuat calon pelanggan ragu.

"Adapun kami telah memiliki fitur e-power yang dapat membuat mobil listrik dapat berjalan lebih jauh tanpa perlu repot mencari tempat charging," katanya.

Sebagai informasi, cara kerja fitur ini sama dengan kebanyakan mobil listrik, yakni menggunakan mesin listrik sebagai sumber tenaganya.

Hanya pengendara tetap dapat melakukan charging menggunakan generator yang tertanam pada mesin. Generator ini berfungsi sebagai pengisi daya cadangan yang berbahan bakar bensin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik otomotif nissan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top