Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Renault dan Geely Berkongsi Bikin Mobil Listrik

Renault mengharapkan kemitraan ini dapat membantu membangun kembali kehadirannya di China setelah mengakiri usaha patungannya dengan Dongfeng Motor Group pada 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Agustus 2021  |  09:32 WIB
Renault dan Geely Berkongsi Bikin Mobil Listrik
Groupe Renault meningkatkan strategi kendaraan listriknya dengan teknologi hibrida inovatif yang diterapkan pada dua model andalannya : New Clio E-Tech, dan New Captur E-Tech. - Renault
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen mobil Prancis Renault akan membangun bisnis di China dengan membuat usaha patungan produsen mobil hybrid bersama Geely Holding Group

Perusahaan patungan itu akan memproduksi dan menjual mobil hybrid bensin-listrik merek Renault di China. Mereka akan berkolaborasi dalam teknologi, rantai pasokan, fasilitas manufaktur, pemasaran, dan penjualan.

Mengutip Tempo, Selasa (10/8/2021), Renault dan Geely juga sepakat mengeksplorasi bersama Lynk & Co-Geely Korea Selatan, pemegang merek mobil hybrid. Lebih dari dua dekade Renault sudah menjual mobil di Korsel.

Geely dan Renault juga turut mengembangkan mobil listrik baterai. Bagi Geely, produsen mobil lokal terbesar di China, penjualan dan usaha patungan baru ini dapat memperkuat strateginya dalam teknologi sehingga manufaktur.

Renault mengharapkan kemitraan ini dapat membantu membangun kembali kehadirannya di China setelah mengakiri usaha patungannya dengan Dongfeng Motor Group pada 2020.

Pada awalnya usaha patungan memproduksi mobil hybrid ini akan berfokus menjual di China dan Korea Selatan. Tapi kemudian Renault dan Geely sepakat diperluas ke pasar Asia yang dinilai tumbuh dengan cepat.

Sebelumnya, Suzuki bergabung dengan Toyota mendirikan perusahaan patungan untuk memproduksi mobil listrik kecil. Suzuki bersiap memasuki pasar mobil dan motor listrik di India mulai 2025.

Presiden Toyota Motor Akio Toyoda mengatakan bergabungnya Suzuki dan Daihatsu ke dalam proyek mobil listrik ini diharapkan dapat memperluas lingkaran kerja sama.

"Saya percaya bahwa kami akan dapat mengambil satu langkah lebih dekat ke masyarakat mobilitas yang lebih baik," ujar Toyoda, mengutip Tempo, Kamis (22/7/2021).

Dalam kolaborasi ini, Suzuki dan Toyota akan memproduksi mobil listrik kecil yang dilengkapi teknologi keselamatan canggih. Mobil listrik mini tersebut juga akan dijual dengan harga yang terjangkau tanpa mengabaikan kualitas.

Mobil listrik kecil ini juga akan menggendong mesin listrik yang ramah lingkungan dan mengadopsi teknologi otonom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik renault Geely Holding

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top