Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mitsubishi Global Kurangi Produksi, Indonesia?

Sebelumnya, Mitsubishi Motors Corp hendak mengurangi produksi di lima pabrik yang berada di Jepang, Thailand, dan Indonesia sebanyak 30.000 unit mobil karena kekurangan cip semikonduktor.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  09:59 WIB
Pabrik Mobil Mitsubishi Motors.  - Mitsubishi Motors.
Pabrik Mobil Mitsubishi Motors. - Mitsubishi Motors.

Bisnis.com, JAKARTA — Pada 21 Mei 2021, Reuters melaporkan Mitsubishi Motors Corp akan mengurangi produksi di lima pabrik di Jepang, Thailand, dan Indonesia karena kelangkaan pasokan chip semikonduktor. Pengurangan produksi disebut akan berdampak pada 30.000 unit kendaraan. 

Lantas apakah pabrik Mitsubishi Indonesia telah mengurangi volume produksi? Seperti diketahui saat ini permintaan Xpander cukup tinggi di tengah penerapan Pajak Pejualan atas Barang Mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah. 

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) menyampaikan bahwa hingga saat ini belum melakukan penurunan produksi yang signifikan yang disebabkan oleh kelangkaan pasokan cip semikonduktor.

“Sampai saat ini belum terjadi penurunan produksi yang signifikan,” kata Prianto, HR & GA Director PT MMKI menjawab pertanyaan dari Tempo secara tertulis, Senin (24/5/2021).

Menurut Prianto, MMKI akan terus memonitor isu kelangkaan cip semikonduktor yang melanda pabrikan global dalam beberapa bulan terakhir. 

Pabrik Mitsubishi di Indonesia saat ini memproduksi sejumlah model seperti Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Xpander Cross, Mitsubishi Pajero Sport, dan Mitsubishi L300. Pabrik ini juga merakit Nissan Livina, kembaran Mitsubishi Xpander. Selain untuk memenuhi kebutuhan domestik, pabrik ini juga melakukan ekspor ke sejumlah negara. 

Selain Mitsubishi, Reuters juga melaporkan bahwa Nissan dan Suzuki akan melakukan hal serupa. Nissan akan menghentikan produksi di pabrik Kyushu, Jepang, selama tiga hari (24, 25, 28 Juni), serta menyesuaikan produksi di pabrik Tochigi dan Oppama.

Kedua pabrik tersebut berada di Jepang. Nissan juga akan menangguhkan produksi untuk sementara di pabrik Meksiko, sedangkan Suzuki dilaporkan akan menangguhkan produksi tiga hingga sembilan hari di pabrik Shizuoka pada Juni mendatang.

Adapun sebelumnya Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menyebutkan bahwa Indonesia mulai merasakan krisis pasokan cip semikonduktor. Hal ini menjadi salah satu penyebab penurunan produksi mobil secara bulanan pada April 2021. 

Kendati demikian, Gaikindo menyatakan dampak kekurangan pasokan cip di Indonesia tidak separah yang dirasakan banyak negara. "Kita masih belum setinggi mereka, seperti di negara maju, dalam penggunaan chip semikonduktor," kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara kepada Tempo, Senin (17/5/2021).

Sementara itu, merujuk data Gaikindo, kinerja produksi kendaraan roda empat sepanjang April 2021 turun 11,7 persen dibandingkan Maret, atau menjadi 90.618 unit. Lebih dari 80 persen volume penurunan disumbangkan oleh merek-merek penerima insentif pajak atas pembelian barang mewah atau PPnBM.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mitsubishi PPnBM semikonduktor

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top