Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kia Bidik Kenaikan Penjualan 12,1 Persen Tahun Ini

Adapun pada 2020, Kia mencatatkan angka penjualan sebanyak 2,61 juta unit ditengah kondisi pandemi Covid-19. Pencapaian tersebut turun 7,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 29 April 2021  |  07:37 WIB
Logo Kia.  - Kia Motors
Logo Kia. - Kia Motors

Bisnis.com, JAKARTA — Kia Motors Corporation, menargetkan penjualan naik 12,1 persen dibandingkan dengan tahun lalu atau menjadi 2,92 juta unit mobil pada tahun ini seiring meningkatnya permintaan dan pemulihan ekonomi dari pandemi global.

Adapun pada 2020, Kia mencatatkan angka penjualan sebanyak 2,61 juta unit ditengah kondisi pandemi Covid-19. Pencapaian tersebut turun 7,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pabrikan otomotif asal Korea Selata ini menargetkan penjualan domestik sebanyak 535.000 unit dan penjualan di luar Korea 2,39 juta unit, kata Kia dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis (29/4/2021).

Pada kuartal pertama 2021, Kia melaporkan pendapatannya naik 13,8 persen secara tahun-ke-tahun menjadi 16,58 triliun won. Meskipun nilai tukar tidak menguntungkan, bauran produk perusahaan yang meningkat dan kinerja yang kuat dari model-model utama seperti SUV Telluride dan Seltos berkontribusi pada pendapatan yang lebih tinggi.

Selama periode Januari hingga Maret, Kia menjual 689.990 unit di seluruh pasar global, meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan di Korea naik 11,4 persen menjadi 130.075 unit, dengan penjualan yang kuat dari model-model baru, termasuk SUV Sorento baru, dan minivan Carnival.

Penjualan di luar Korea juga mengalami peningkatan 5,3 persen menjadi 559.915 unit, dengan pulihnya permintaan di pasar global, bersamaan dengan pertumbuhan yang signifikan di India.

SUV Sonet terjual lebih dari 25.000 unit di India selama tiga bulan pertama tahun ini, berkontribusi pada peningkatan penjualan di India sebesar 38,3 persen tahun-ke-tahun.

Laba operasi kuartal pertama perusahaan naik lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi 1,08 triliun won, dengan margin laba operasi 6,5 persen. Laba bersih perusahaan juga melonjak menjadi 1,04 triliun won, naik 289,2 persen di periode yang sama.

Performa yang kuat didukung oleh bauran produk global Kia yang disempurnakan serta kesuksesan berkelanjutan dari model RV bermargin tinggi, termasuk SUV Telluride, Seltos, dan Sorento, serta minivan Carnival.

Penjualan model RV Kia menyumbang 59,7 persen dari total volume penjualan, pangsa RV tertinggi yang pernah ada dan peningkatan 6,4 poin persentase dari periode yang sama tahun lalu.

Namun demikian, Kia, selain masih mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 yang masih ada, juga menyadari kendala krisis cip semikonduktor yang belakangan mengganggu industri otomotif.

Terkait hal tersebut, Kia akan secara fleksibel menyesuaikan rencana produksi. Perusahaan akan berupaya mengamankan inventaris komponen terlebih dahulu sembari mencari suku cadang semikonduktor alternatif untuk meminimalkan dampak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil kia motors corporation
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top