Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pentingnya Menguras Oli Motor yang Terendam Banjir

oli mesin yang tercampur dengan air akan membuat mesin menjadi tidak sehat. Dalam kurun waktu yang singkat, bahkan bisa menimbulkan mesin menjadi rontok.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  10:15 WIB
Kondisi areal parkir motor di RSCM Jakarta pada Senin (24/2 - 2020). Air akibat banjir yang melanda RSCM pada awal pekan ini membuat rumah sakit tersebut digenangi air di sejumlah titik. Aziz Rahardiyan
Kondisi areal parkir motor di RSCM Jakarta pada Senin (24/2 - 2020). Air akibat banjir yang melanda RSCM pada awal pekan ini membuat rumah sakit tersebut digenangi air di sejumlah titik. Aziz Rahardiyan

Bisnis.com, JAKARTA – Banjir yang melanda sebagian lokasi di DKI Jakarta menyapu harta benda, tak terkecuali sepeda motor yang tak sempat diselamatkan.

Dengan kondisi seperti itu, sepeda motor harus segera diperiksa agar oli mesin tidak tercampur dengan air sebab hal itu dapat berakibat fatal terhadap kinerja kendaraan.

Menurut laman resmi Suzuki, oli mesin yang tercampur dengan air akan membuat mesin menjadi tidak sehat. Dalam kurun waktu yang singkat, bahkan bisa menimbulkan mesin menjadi rontok.

Oleh karena itu, jika motor yang terendam banjir sebaiknya dilakukan pembilasan oli secara tepat. Pembilasan oli dilakukan dengan cara menguras oli lama dari mesin hingga kering atau habis, dan nyalakan motor sebentar agar sisa-sisa oli dapat keluar.

“Setelah itu, masukkan oli pembilas atau oli yang baru ke dalam mesin sampai terpenuhi sesuai dengan yang akan digunakan. Dengan begitu diharapkan dalam kondisi normal masih ada efek sirkulasi dan kontaminan di keadaan yang relatif homogen,” tulis keterangan Suzuki.

Adapun, untuk sepeda motor matik yang nekat menerobos banjir acap kali terjadi water hammer, kondisi ada air berlebih yang masuk ke ruang pembakaran. Risiko ini sangat fatal pada mesin karena bisa menyebabkan bengkoknya piston dan pecahnya seher.

Apabila hal ini terjadi, otomatis biaya perbaikan akan berkali-kali lipat. Apapun jenis motor matik, baik itu merek terkenal maupun tidak, mahal atau murah, lokal maupun impor, segera bawa ke bengkel dan periksa segera jika sudah menerobos banjir.

Ada beberapa komponen pada motor matic yang wajib diperiksa di bengkel saat sesudah menerobos banjir. Pertama, filter udara yang bertugas menyaring kotoran dari udara. Saat musim hujan filter udara akan bekerja lebih keras, dan bisa rusak jika terendam air banjir.

Kedua adalah knalpot. Apabila kemasukan air, motor berisiko mogok karena air di dalam knalpot menghambat arus gas buang sisa pembakaran di mesin.

Ketiga, periksa juga CVT atau continuously variable transmission. Air yang masuk akan mengganggu kinerja drive pulley dan driven pulley sehingga tidak mau mengirimkan tenaga mesin ke roda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor Banjir Jakarta
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top