Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hyundai Wia Ciptakan Sistem Termal Pertama Mobil listrik, Ini Fungsinya

Hyundai Wia berhasil mengembangkan modul manajemen termal yang mengintegrasikan driveline EV dan komponen baterai. Sistem ini memastikan suhu komponen utama akan memaksimalkan efisiensi dan kinerja.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  10:57 WIB
Modul Suplai-Distribusi Pendingin Terintegrasi adalah sistem manajemen termal mobil listrik baterai yang akan dipasang pada platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP).  - hyundai
Modul Suplai-Distribusi Pendingin Terintegrasi adalah sistem manajemen termal mobil listrik baterai yang akan dipasang pada platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP). - hyundai

Bisnis.com, JAKARTA - Hyundai Wia berhasil mengembangkan modul manajemen termal yang mengintegrasikan driveline EV dan komponen baterai. Sistem ini memastikan suhu komponen utama akan memaksimalkan efisiensi dan kinerja.

Hyundai Wia adalah perusahaan pertama Korea Selatan yang mengembangkan Modul Suplai-Distribusi Pendingin Terintegrasi, yakni sistem manajemen termal mobil listrik baterai yang akan dipasang pada platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Produksi massal akan dimulai pada 2023.

“Di Korea Selatan, Hyundai Wia adalah perusahaan pertama yang mengamankan teknologi distribusi pendingin terintegrasi. Modularisasi fungsional yang lebih baik diharapkan dapat mengoptimalkan driving range EV dan kemampuan pengisian daya,” kata salah satu anggota Hyundai Wia.

Modul Suplai-Distribusi Pendingin Terintegrasi berfungsi mengontrol panas baterai otomotif, driveline, dan elektronika daya motor listrik.

Sistem kontrol panas independen ini sangat diperlukan karena EV kekurangan sumber panas dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal. Menjaga suhu komponen utama setiap saat akan memaksimalkan efisiensi dan kinerja suku cadang mobil utama.

Sebelumnya, kontrol elektronika daya driveline dan panas baterai dikendalikan oleh dua perangkat terpisah. Dengan Modul Suplai Distribusi Pendingin Terpadu, Hyundai Wia mengoptimalkan sirkuit air pendingin dan chiller terpadu dengan bagian pasokan-distribusi pendingin. Komposisi baru yang inovatif meminimalkan jumlah suku cadang mobil dan memaksimalkan ruang mesin.

Hyundai Wia juga melakukan verifikasi keandalan modul manajemen termal dalam kondisi intensif. Untuk memverifikasi keandalan tinggi, penguji ketahanan multi-lingkungan gabungan getaran pertama Korea Selatan dipasang di Pusat Litbang Uiwang.

Dengan banyak upaya dalam investasi R&D untuk meletakkan dasar bagi kesuksesan masa depan dalam suku cadang kendaraan ramah lingkungan, Hyundai Wia mengajukan empat paten asing dan sekitar 30 paten domestik untuk teknologi terkait dengan modul manajemen termal.

Hyundai Wia berencana menggunakan pencapaian R&D ini sebagai batu loncatan untuk mempercepat transformasi dari pabrikan suku cadang powertrain menjadi produsen suku cadang ramah lingkungan.

Hyundai mendorong produsen mobil global dengan Sistem Manajemen Termal Terpadu (ITMS) yang menggabungkan modul pendingin dan sistem pendingin udara pada 2025.

“Kami telah berdedikasi untuk penelitian dan pengembangan bagian manajemen termal sejak 2018. Berdasarkan pengetahuan produksi suku cadang mobil selama bertahun-tahun, kami akan melanjutkan upaya kami untuk menjadi pesaing yang kuat dalam industri suku cadang kendaraan listrik,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Hyundai Ioniq
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top