Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini 5 Cara Mendeteksi Mobil Bekas Tabrakan

Konsumen perlu saksama dalam memilih mobil bekas, terutama jika mobil tersebut pernah mengalami tabrakan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  16:32 WIB
Pedagang mobil bekas menunggu calon pembeli di WTC Mangga Dua, Jakarta, Jumat (9/8 - 2019). / ANTARA
Pedagang mobil bekas menunggu calon pembeli di WTC Mangga Dua, Jakarta, Jumat (9/8 - 2019). / ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan terbaik adalah hal terpenting ketika ingin membeli mobil bekas agar terhindar dari masalah pada kemudian hari.

Untuk itu, konsumen perlu saksama dalam memilih mobil bekas, terutama jika mobil tersebut pernah mengalami tabrakan.

Sebagian mobil bekas tabrakan biasanya akan diperbaiki sedemikian rupa agar tidak terdeteksi oleh calon pembeli. Triknya, para penjual akan membanting harga semurah mungkin supaya mobil cepat laku.

Menurut laman resmi Mobil88, berikut adalah 5 cara untuk mendeteksi mobil bekas yang akan dibeli pernah mengalami tabrakan atau tidak:

1. Cek sejarah kendaraan

Setiap kasus kecelakaan atau tabrakan pasti akan terdata sehingga kondisi mobil bekas tabrakan dapat diketahui. Mulai dari seberapa parah kerusakan dan bagian apa yang mengalami kerusakan.

2. Buka kap mesin

Perhatikan engsel pada kap mesin. Cek kondisi baut-bautnya. Jika terdapat goresan pada baut, maka hal itu merupakan indikasi bahwa beberapa bagian sudah diganti atau disesuaikan, sehingga posisinya sudah berubah dibanding kondisi normal.

Jangan anggap remeh jika terdapat karat kecil pada beberapa bagian mobil. Hal itu menunjukkan mobil tersebut bekas tabrakan. Noda-noda karat bisa diperbaiki, tetapi sifatnya sementara. Karat akan terlihat di lantai, panel bodi, komponen sistem rem dan lain-lain.

3. Cek bagian belakang mobil.

Pada mobil bekas tabrakan yang sudah diperbaiki, tanda bekas tabrak di bagian belakang tidak akan bisa hilang secara total. Saat memperhatikan cat panel bodi, lihat dari dekat, karena pengecekan ini membutuhkan ketelitian tingkat tinggi.

Coba, perhatikan bagian tutup tangki dengan bagian dekat lampu belakang. Biasanya pada mobil bekas tabrakan akan tampak perbedaannya.

4. Cek perbedaan pada panel bodi

Saat menutup pintu, lihat apakah posisi pintu rata atau tidak. Pengecekan ini juga bisa diterapkan pada kap mesin, bagasi dan panel lainnya.

Jika terlihat ada suatu tanda tak wajar pada beberapa panel bodi, lakukan pengecekan pada bagian lainnya yang berlawanan. Contoh, jika ada celah pada saat pintu tertutup, bandingkan dengan kondisi panel bodi di fender depan.

5. Cek kondisi cat pada permukaan bodi secara teliti

Lakukan pengecekan dari jarak dekat. Perhatikan kualitas catnya, jika terdapat perbedaan warna dan tekstur pada panel bodi, hal itu indikasi kuat bahwa mobil tersebut bekas tabrakan.

Pegang permukaan panel bodi mobil dengan tangan. Cat yang asli akan terasa halus dan lembut saat disentuh. Sebaliknya, cat pada panel bodi mobil bekas tabrakan yang dicat ulang akan terasa kasar.

Lakukan pengamatan terhadap cat pada panel bodi dari berbagai arah atau sudut. Cek apakah terdapat perbedaan warna antara bagian. Misalnya fender bagian depan berwarna lebih gelap dibanding bagian lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan mobil bekas
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top