Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Avanza Selama 2020, Sempat di Puncak lalu Turun Perlahan

Masuk di segmen low multipurpose vehicle (LMPV), Avanza-Veloz merupakan salah satu mobil yang paling fenomenal di panggung otomotif.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  17:36 WIB
Toyota Avanza Veloz. Penjualan ritel Avanza pada Agustus masih terhitung baik di angka 2.231 unit.  - BISNIS.COM
Toyota Avanza Veloz. Penjualan ritel Avanza pada Agustus masih terhitung baik di angka 2.231 unit. - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah menikmati manisnya penjualan selama 15 tahun terakhir, mobil sejuta umat Toyota Avanza mesti rela turun dari daftar puncak mobil terlaris di Tanah Air pada tahun ini.

Masuk di segmen low multipurpose vehicle (LMPV), Avanza-Veloz merupakan salah satu mobil yang paling fenomenal di panggung otomotif. Produk milik Toyota Astra Motor ini mengukir rekor lebih dari 10 tahun bertahan sebagai model terlaris di Nusantara.

Selama itu pula, produk lain hadir sebagai rival untuk mengisi ceruk pasar yang diisi Avanza-Veloz. Tetapi, kehadiran model LMPV lain sejauh ini tidak mampu menggeser dominasi Avanza-Veloz sebagai model terlaris.

Akan tetapi, tahun 2020 memang penuh kejutan. Setelah lebih dari 10 tahun bertahan, Avanza akhirnya lengser juga. Posisinya digantikan Honda Brio, yang masuk sebagai mobil terlaris di Indonesia berdasarkan penjualan wholesales.

Avanza bukannya tanpa perlawanan. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil ini masih bertahan sebagai mobil terlaris pada periode Januari sampai dengan Mei 2020, dengan penjualan wholesales 21.136 unit.

Pada periode tersebut, baik Honda Brio RS maupun Satya telah menempel ketat penjualan Avanza. Mobil low cost green car atau LCGC itu mengisi daftar kedua mobil terlaris sepanjang lima bulan pertama tahun 2020 dengan jumlah penjualan 17.905 unit.

Memasuki Juni 2020, laju penjualan Avanza mulai melambat. Mobil ini hanya mampu bercokol di posisi ketujuh mobil terlaris dengan raihan penjualan 401 unit. Berlanjut ke Juli, Avanza mampu mencatatkan penjualan sebanyak 1.108 unit.

Namun, penjualan wholesales Avanza kembali merosot pada Agustus. Gaikindo mencatat suplai pabrikan ke dealer dari Avanza membukukan 417 unit, turun 57,22 persen dibandingkan penjualan di bulan Juli.

Wholesales ini, kan, suplai ke dealer. Stok di dealer masih memadai sehingga wholesales menyesuaikan,” ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy ketika menanggapi keluarnya Avanza dari daftar 10 mobil terlaris pada Agustus.

Sejak keluar dari daftar 10 mobil terlaris pada Agustus, Avanza tidak lagi mencicipi tahta mobil terlaris selama tiga bulan berikutnya. Pada September, Avanza menduduki peringkat delapan mobil terlaris dan Oktober di posisi lima.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penjualan mobil toyota avanza
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top