Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TMMIN Siap Hadirkan Varian Hibrida, Innova atau Avanza?

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia siap menghadirkan model kendaraan hibrida atau hybrid electric vehicle (HEV) dari model yang telah beredar di pasar.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  13:59 WIB
Toyota Avanza Veloz. Penjualan ritel Avanza pada Agustus masih terhitung baik di angka 2.231 unit.  - BISNIS.COM
Toyota Avanza Veloz. Penjualan ritel Avanza pada Agustus masih terhitung baik di angka 2.231 unit. - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia siap menghadirkan varian kendaraan hibrida atau hybrid electric vehicle (HEV) dari model mobil yang telah beredar di pasar.

Ini akan menjadi salah satu cara perusahaan untuk mewujudkan komitmen produksi kendaraan hibrida di Indonesia mulai 2022.

Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengungkapkan bahwa adopsi hibrida pada lini model yang sudah dipasarkan menjadi salah satu langkah tepat.

"Kalau kami pertimbangkan industri otomotif yang sudah ada, lebih baik kami hadirkan versi hybrid untuk line-up yang sudah beredar," ujar Bob saat sesi diskusi virtual, Rabu (16/12/2020).

Dia menilai langkah tersebut bisa menjadi upaya TMMIN untuk menjaga rantai pasokan tetap ada. Di sisi lain, adopsi teknologi baru pada kendaraan yang sudah dipasarkan saat ini dapat dimanfaatkan untuk menggenjot pasar domestik dan ekspor.

"Kira-kira sudah bisa terlihat arahnya ke model yang mana," tutur Bob.

Sejauh ini, TMMIN memilki sejumlah model yang menopang kinerja ekspor perusahaan. Sepanjang 2019, ekspor kendaraan merek Toyota mencapai 208.500 unit. Dari jumlah itu, model SUV menjadi penopang.

TMMIN mencatat ekspor merek Toyota ditopang oleh Fortuner dan Rush masing-masing sebesar 45.300 unit dan 50.300 unit. Model sedan Vios turut mendukung capaian positif ekspor completely built-up (CBU) dengan volume 31.000 unit.

Dari segmen multipurpose vehicle (MPV), model-model andalan seperti Kijang Innova dan Avanza berhasil dikapalkan ke mancanegara dengan volume masing-masing 5.300 unit dan 28.900 unit.

Model low cost green car (LCGC) Agya juga ambil bagian dalam capaian ekspor 2019 dengan volume 27.800 unit. Model lainnya seperti Yaris, Sienta, dan Town Ace/Lite Ace melengkapi kinerja ekspor CBU Toyota dengan total volume sebesar 19.900 unit.

Melihat data tersebut, Toyota memiliki sejumlah model andalan yang dapat mengadopsi teknologi hibrida. Dari SUV, mereka memiliki Fortuner dan Rush. Sementara itu, Avanza, Innova, dan Agya juga memiliki peluang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Avanza Toyota Innova TMMIN Mobil Hibrida
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top