Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mercedes Benz eScooter, Mudah Dilipat dan Ringan

Sebagai penyedia layanan mobilitas, Mercedes-Benz mengembangkan konsep berkelanjutan untuk berbagai aspek mobilitas. Sekarang, Mercedes-Benz melangkah lebih jauh dengan menghadirkan eScooter sebagai solusi bebas emisi.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 04 Oktober 2020  |  23:30 WIB
Mercedes Benz eScooter.  - DAIMLER
Mercedes Benz eScooter. - DAIMLER

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagai penyedia layanan mobilitas, Mercedes-Benz mengembangkan konsep berkelanjutan untuk berbagai aspek mobilitas. Sekarang, Mercedes-Benz melangkah lebih jauh dengan menghadirkan eScooter sebagai solusi bebas emisi.

Mercedes-Benz eScooter dirancang dengan satu hal, umur panjang. Komponen dan material berkualitas tinggi memungkinkan jarak tempuhnya lebih dari 5.000 kilometer. eScooter ini juga mudah diangkut di bagasi atau dibawa dengan transportasi umum berkat bobotnya yang ringan dan mudah dilipat.

Untuk menghadirkan eScooter ini, Mercedes-Benz menggadeng spesialis mobilitas mikro Swiss, Micro Mobility Systems AG. eScooter mengusung desain hitam yang elegan, dengan co-branding Mercedes-Benz dan Micro di kolom kemudi.

Dengan motor listrik berdaya maksimum 500 W memungkinkan eScooter melaju dengan kecepatan hingga 20 km / jam, dan baterai 7,8 Ah memberikan jangkauan hingga 25 km. Papan luncurnya lebar dan memiliki lapisan anti selip, dengan banyak ruang untuk kedua kaki.

Mercedes Benz eScooter memiliki suspensi depan dan belakang dan dilengkapi dengan roda karet berdiameter 20 cm yang dengan mudah menangani permukaan yang tidak rata seperti batu bulat.

Kolom kemudi dapat disesuaikan dengan ketinggian pengendara. Stang ergonomis memiliki fitur akselerator di kanan dan rem di kiri, plus bel terintegrasi. Layar yang dipasang di tengah menunjukkan kecepatan, level baterai, dan mode berkendara secara sekilas.

eScooter memiliki rem tromol belakang dan rem kaki di pelat pelindung. Lampu depan dan belakang cocok untuk digunakan dalam lalu lintas jalan raya, bersama dengan reflektor samping memungkinkan untuk berkendara kapan saja, bahkan dalam kegelapan.

Fitur tambahan yang berguna adalah konektivitas dengan aplikasi Micro. Mercedes-Benz eScooter terhubung melalui Bluetooth ke smartphone, yang dapat dipasang ke braket di stang. Informasi tentang kecepatan, jarak, waktu tempuh, dan status pengisian baterai dapat diakses melalui aplikasi.

Kendaraan beroda dua ini memiliki mekanisme lipat intuitif, yang dapat dioperasikan hanya dengan menekan kaki. Setang juga dapat dilipat. Kendaraan ini muat bahkan dalam bagasi kecil Bobotnya ringan sekitar 13,5 kg.

eScooter mengisi daya dalam waktu 3-3,5 jam menggunakan soket domestik standar, dan mencapai 70% pengisian hanya dalam waktu dua jam. Mercedes-Benz juga berencana menawarkan koneksi Bluetooth dan boot docking station di kendaraannya, yang akan memungkinkan pengisian daya selama perjalanan.

Data teknis:

- Berat: perkiraan. 13,5 kg
- Dimensi: Panjang: 980 mm; Tinggi: 1096 mm; Lebar: 145 mm
- Dimensi terlipat: Panjang: 928 mm; tinggi: 340 mm; lebar: 145 mm
- Tenaga mesin: nominal 250 Watt, puncak 500 Watt
- Baterai: 7,8 Ah, 280 Wh, sel LG
- Rentang: perkiraan. 25 km
- Max. Kecepatan: 20 km / jam
- Waktu pengisian: 3-3.5 jam
- Ukuran ban: depan 200 mm, belakang 200 mm
- Rem: 3 (1 depan dan 2 belakang)
- Lampu: depan dan belakang
- Suspensi: depan dan belakang
- Tampilan: ya
- Disetujui untuk penggunaan jalan raya: ya

Tampilan belakang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz Skuter Matik
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top