Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Toyota Rancang Perusahaan Baru Garap Bisnis Pemasaran

Toyota Motor Corporation (Toyota), Dentsu Group Inc., dan Dentsu Inc. bersama dengan anak perusahaan Toyota Delphys Inc. merancang truktur bisnis baru, efektif mulai Januari 2021, yang akan menggarap pemasaran dan menciptakan bisnis mobilitas.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 16 September 2020  |  13:56 WIB
Logo Toyota. Toyota percaya bahwa akan sulit mencapai inovasi model bisnis seperti itu secara sendirian.  - Reuters/Yuya Shino
Logo Toyota. Toyota percaya bahwa akan sulit mencapai inovasi model bisnis seperti itu secara sendirian. - Reuters/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA - Toyota Motor Corporation (Toyota), Dentsu Group Inc., dan Dentsu Inc. bersama dengan anak perusahaan Toyota Delphys Inc. merancang truktur bisnis baru, efektif mulai Januari 2021, yang akan menggarap pemasaran dan menciptakan bisnis mobilitas.

Pembentukan perusahaan baru ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pesat beragam media informasi dalam beberapa tahun terakhir, seperti blog, layanan jejaring sosial, dan bentuk media sosial lainnya.

Selain itu, pembawa informasi utama sekarang tidak hanya mencakup media massa tetapi juga berbagai entitas seperti individu dan perusahaan. Bersamaan dengan hal tersebut, metode transmisi informasi juga beragam.

"Menanggapi perubahan ini, Toyota, yang berpusat pada media yang dimiliki seperti Toyota Times, menyampaikan "jati diri Toyota" kepada pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya, berinisiatif untuk berinovasi dalam komunikasi karena kebutuhan memberikan yang terbaik dalam informasi dan tepercaya," demikian Toyota dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2020).

Selanjutnya, dengan kemajuan di sejumlah bidang seperti CASE (terhubung, otonom, bersama, listrik) dan Mobility as a Service (MaaS), dan melihat ke depan untuk masyarakat yang melahirkan nilai dengan menggunakan informasi untuk menghubungkan semua hal dan layanan yang mendukung cara hidup masyarakat, Toyota telah memulai inisiatif, seperti Woven City, sebagai tantangan untuk menjadi perusahaan yang "memproduksi massal" kebahagiaan.

Toyota percaya bahwa akan sulit mencapai inovasi model bisnis seperti itu sendirian. Ia juga percaya bahwa perlu memiliki kemampuan untuk dengan cepat dan akurat memahami situasi dan permintaan pelanggan, dan untuk merefleksikannya dalam bisnis baru.

Selain itu, ia menyadari kebutuhan untuk memiliki kekuatan untuk terhubung dengan banyak mitra yang berpikiran sama yang merasakan hal yang sama, dan bersama-sama mengusulkan bisnis mobilitas ke dunia.

Pertama, berdasarkan pemikiran ini, Toyota memutuskan untuk mengubah Delphys menjadi entitas yang melampaui kerangka konvensional agensi periklanan. Delphys adalah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Toyota dan memiliki kekuatan dalam pemasaran otomotif dan dalam domain ritel yang berpusat pada penjualan otomotif.

Perubahan Delphys ditargetkan mampu mengejar inovasi komunikasi menuju pembangunan merek yang menghasilkan kepercayaan pelanggan yang luar biasa, inovasi pemasaran yang mengantisipasi perubahan zaman, seperti kemajuan masyarakat digital, dan tantangan dalam menjalankan bisnis di masyarakat mobilitas.

Lebih jauh, karena Toyota berbagi aspirasinya dengan Dentsu, yang memiliki rekam jejak panjang dalam pemasaran dan penciptaan bisnis yang sukses baik di Jepang maupun di luar negeri, diputuskan bahwa kedua perusahaan akan melaksanakan inisiatif ini bersama-sama.

Toyota percaya bahwa Dentsu, dengan memberikan pengetahuan dan pengetahuannya terkait dengan komunikasi pemasaran terintegrasi, serta yang terkait dengan domain digital, akan mendorong inovasi dengan cepat.

Melalui struktur bisnis baru, tanpa terikat oleh metodologi sejauh ini, dan dengan melampaui domain biro iklan dan di luar domain pabrikan mobil, Toyota bersama dengan Delphys dan Dentsu, akan mempertimbangkan apa yang terbaik bagi pelanggannya.

Garis besar peluncuran struktur bisnis baru:

Pada September 2020, Toyota, Dentsu Group, dan Delphys menyelesaikan kesepakatan tentang aliansi modal dan bisnis yang mencakup peningkatan modal di Dentsu Group oleh Delphys melalui alokasi pihak ketiga. Berdasarkan kesepakatan, perseroan akan meluncurkan struktur bisnis baru.

Ke depannya, setelah mendapat persetujuan dan semacamnya dari otoritas persaingan di negara terkait, Dentsu Group akan berinvestasi di Delphys, dengan persiapan menuju peluncuran struktur bisnis baru pada Januari 2021 (dijadwalkan).

Perusahaan operasi 1

Dengan landasan bisnis Delphys, operating company 1 akan melakukan 1) inovasi komunikasi menuju brand-building yang menghasilkan kepercayaan pelanggan yang luar biasa, 2) inovasi pemasaran yang mengantisipasi perubahan zaman, seperti kemajuan masyarakat digital, dan 3) tantangan menjalankan bisnis dalam masyarakat mobilitas.

Perusahaan operasi 2

Perusahaan operasi 2 akan terlibat dalam penciptaan mekanisme dan bisnis baru, sebagai entitas penelitian di bidang komunikasi digital, melalui kemajuan transformasi digital di domain ritel.

Perusahaan induk

Perusahaan induk akan memimpin perusahaan operasi 1 (diubah dari Delphys) dan perusahaan operasi 2 (baru didirikan), dan akan melakukan pengambilan keputusan strategis terkait dengan inovasi dalam domain pemasaran.

Sumber: Toyota Motors Corp

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota motor corp periklanan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top