Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Toyota dan Honda Kembangkan Pembangkit Listrik Bergerak Moving e

Toyota Motor Corporation (Toyota) dan Honda R&D Co., Ltd. (Honda) akan membuat sistem pembangkit daya bergerak, Moving e, yang terdiri dari bus sel bahan bakar yang dapat membawa sejumlah besar hidrogen, perangkat output daya eksternal portabel, dan baterai portabel.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 01 September 2020  |  07:42 WIB
Pembangkit listrik bergerak Moving e.  - Honda
Pembangkit listrik bergerak Moving e. - Honda

Bisnis.com, TOKYO - Toyota Motor Corporation (Toyota) dan Honda R&D Co., Ltd. (Honda) akan membuat sistem pembangkit daya bergerak, Moving e, yang terdiri dari bus sel bahan bakar yang dapat membawa sejumlah besar hidrogen, perangkat output daya eksternal portabel, dan baterai portabel.

Kedua pabrikan tersebut akan memulai uji demonstrasi kemampuan sistem Moving e untuk menyalurkan listrik kapan pun dan di mana pun.

"Moving e dirancang menjadi solusi ketika jaringan listrik rusak selama bencana, seperti angin topan dan hujan badai, sehingga pasokan listrik ke rumah dan pusat evakuasi terganggu," Honda dalam keterangan pers, Senin (31/8/2020).

Memanfaatkan mobilitasnya, Moving e dapat digunakan sebagai sistem “bebas fase” yang dapat digunakan pada saat bencana untuk mendukung tanggap bencana dengan memasok listrik di daerah terkena bencana, serta di waktu normal untuk rutinitas.

Melalui pengujian demonstrasi ini, kedua perusahaan akan mengkonfirmasi kebutuhan aktual orang dan memverifikasi kegunaan sistem.

Sistem pembangkit listrik bergerak e Moving terdiri dari:

- Bus sel bahan bakar TOYOTA CHARGING STATION
- Perangkat keluaran daya eksternal portabel Honda Power Exporter 9000
- Dua jenis baterai portabel Honda: LiB-AID E500 dan Honda Mobile Power Pack (MPP)
- Pengisian / Pengosongan Konsep Pengisian & Pengisian Daya Paket Seluler Honda untuk MPP

Stasiun Pengisi Daya yang diisi dengan semua peralatan akan dibawa ke tempat lokasi, dan Moving e akan memasok listrik di lokasi sebenarnya. Lebih khusus lagi, perangkat keluaran daya eksternal portabel dan baterai portabel akan digunakan untuk mengambil listrik dari bus sel bahan bakar, yang berfungsi sebagai sumber daya, dan memberi makan listrik ke peralatan listrik.

Dikembangkan berdasarkan versi bus Toyota FC sebelumnya, bus sel bahan bakar Charging Station dilengkapi dengan tangki hidrogen bertekanan tinggi dua kali lebih banyak, yang secara signifikan meningkatkan jumlah hidrogen yang dapat dibawa.

Dengan demikian memungkinkan Charging Station menampilkan output tinggi dan kapasitas pembangkit listrik berkapasitas besar (menghasilkan 454kWh dengan output maksimum 18kW).

Jika terjadi pemadaman listrik saat terjadi bencana, kapasitas yang besar ini memungkinkan Moving e untuk menyuplai listrik di area dalam ruangan seperti pusat evakuasi, serta didalam kendaraan dengan cara menyimpan listrik yang dihasilkan oleh Charging Station dalam baterai portable berkapasitas besar, yaitu Honda Paket Daya Seluler dan LiB-AID E500 melalui Pengekspor Daya 9000.

Selain itu, dengan adanya ruang di mana orang dapat tidur siang, Charging Station dapat berfungsi tidak hanya sebagai alat transportasi tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi orang-orang pada saat terjadi bencana.

Kedua perusahaan akan memverifikasi keefektifan sistem pembangkit / keluaran listrik bergerak elektronik sebagai sistem tanpa fase melalui berbagai penggunaan oleh kota dan bisnis yang memenuhi persyaratan yang diperlukan dan bersedia untuk bekerja sama dalam pengujian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangkit listrik Mobil Hidrogen
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top