Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tobias Moers Jabat CEO Aston Martin Lagonda

Tobias Moers resmi menjadi Chief Executive Officer Aston Martin Lagonda, grup otomotif yang berfokus pada model ekskusif dan SUV. Moers efektif menduduki jabatannya per Agustus 2020.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  05:55 WIB
Tobias Moers, Chief Executive Officer Aston Martin.  - Aston Martin
Tobias Moers, Chief Executive Officer Aston Martin. - Aston Martin

Bisnis.com, JAKARTA - Tobias Moers resmi menjadi Chief Executive Officer Aston Martin Lagonda, grup otomotif yang berfokus pada model ekskusif dan SUV. Moers efektif menduduki jabatannya per Agustus 2020.

Selain menjadi CEO Aston Martin Lagonda, Tobias Moers juga merupakan Anggota Dewan Aston Martin Lagonda Global Holdings PLC.

"Sebelum bergabung dengan Aston Martin, Moers menghabiskan lebih dari 25 tahun dalam peran senior di Daimler AG, OEM otomotif global yang berbasis di Jerman," demikian Aston Martin dalam keterangan pers, Selasa (3/8/2020).

Dia telah membangun rekam jejak yang sukses dalam mengimplementasikan transformasi bisnis dalam lingkungan yang kompetitif. Lahir pada Mei 1966, Moers memiliki dua anak.

Saat ini, Tobias Moers juga adalah Ketua Dewan Manajemen dan Chief Executive Officer Mercedes-AMG GmbH, posisi yang dia pegang sejak Oktober 2013. Dia juga bertindak sebagai Chief Technical Officer.

Hari ini, Aston Martin adalah perusahaan independen dengan sejumlah pemegang saham dan investor, termasuk perusahaan induk Mercedes-Benz Daimler dan Investindustrial--perusahaan investasi yang berbasis di London. Ikatan dengan Mercedes memberi Aston Martin akses ke mesin AMG untuk mobil sport terbarunya.

Sebagai grup otomotif mewah yang berfokus pada mobil eksklusif, Aston Martin memiliki sejumlah model seperti Vantage, DB11, DBS Superleggera, dan SUV baru DBX. Berbasis di Gaydon, Inggris, Aston Martin Lagonda mendesain, membuat dan mengekspor mobil yang dijual di 51 negara di seluruh dunia.

Lagonda didirikan pada 1899 dan Aston Martin pada 1913. Kedua merek tersebut bergabung pada 1947 ketika keduanya dibeli oleh almarhum Sir David Brown.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aston Martin Aston Martin DBS Superleggera
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top