Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tip Touring Aman pada Fase New Normal

PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan sejumlah tips terkait dengan kegiatan touring yang aman saat memasuki fase adaptasi kebiasaan baru atau new normal.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  04:00 WIB
Touring motor gede. Riders harus mematuhi regulasi masing-masing wilayah terkait dengan fase new normal saat ini. Tujuannya jelas demi keselamatan bersama.  - triumph
Touring motor gede. Riders harus mematuhi regulasi masing-masing wilayah terkait dengan fase new normal saat ini. Tujuannya jelas demi keselamatan bersama. - triumph

Bisnis.com, JAKARTA – PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan sejumlah tip terkait dengan kegiatan touring yang aman saat memasuki fase adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

Johannes Lucky, Manager Safety Riding AHM, mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh bikers sebelum berkendara, di antaranya adalah mengecek kondisi motor dan perlengkapan kendaraan lainnya.

“Sebelum memulai riding baiknya kita mengecek kondisi motor, perlengkapan berkendara seperti helm, sarung tangan, masker, jaket, dan sepatu,” ujarnya dalam diskusi daring bersama Forum Wartawan Otomotif, Selasa (4/8/2020).

Fase new normal, yang diiringi dengan dicabutnya larangan berkumpul dalam jumlah banyak, telah membawa angin segar bagi para bikers untuk melakukan riding dan berkumpul bersama dengan komunitasnya.

Terkait dengan perjalanan jarak jauh, Lucky menuturkan bahwa yang perlu dilakukan bikers adalah mengukur kondisi badan. Istirahatkan badan apabila perjalanan sudah menempuh waktu selama satu sampai dengan jam. Semua tergantung dengan kondisi dan cuaca.

“Yang tak kalah penting selain persiapan kondisi fisik, riding gear, serta kondisi motor adalah regulasi. Riders harus mematuhi regulasi masing-masing wilayah terkait dengan fase new normal saat ini. Tujuannya jelas demi keselamatan bersama,” tuturnya.

Lucky menyarankan penggunaan perlengkapan berkendara atau riding gear harus yang menutup seluruh anggota tubuh, baik itu sarung tangan, jaket, maupun helm. Adapun semua perlengkapan itu harus memenuhi standar nasional.

“Sebab, dengan standar yang jelas seperti SNI atau yang lainnya, maka riding gears tersebut sudah memiliki ketahanan yang lebih baik untuk keselamatan,” tuturnya.

Sementara untuk penggunaan helm, Lucky mengatakan bahwa helm yang digunakan harus memiliki visor atau kaca helm, agar wajah pengendara tidak terpapar langsung oleh udara luar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

touring sepeda Sepeda Motor Kawasaki Ninja 250
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top