Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Viral Ban Mobil Baru Kedaluwarsa, Begini Penjelasan Pabrikan

Kabar yang viral di laman Facebook menyebutkan ban baru yang belum dipakai namun di atas 5 tahun akan membuat karet mengeras dan rawan kecelakaan. Pabrikan membantah kabar itu.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 02 Agustus 2020  |  22:11 WIB
Pabrik ban vulkanisir - Antara/Aji Styawan
Pabrik ban vulkanisir - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pesan viral di laman Facebook menyebutkan ban mobil dapat kedaluwarsa setelah 5 tahun. Meski statusnya ban baru, dalam pesan itu disebutkan masyarakat harus menolaknya.

Pesan yang telah dibagikan ulang ratusan kali itu menyebutkan meski ban baru jika tahun produksi sudah di atas 5 tahun maka karet pembuat ban akan keras dan rawan menimbulkan kecelakaan. Atas alasan ini juga banyak ban, kata penulis pesan, yang dijual dengan diskon besar-besaran.

Untuk membenarkan justifikasinya, penulis pesan mencontohkan nomor dan produksi sebagai penanda batas waktu umur ban.

Bisnis mengonfirmasi informasi ini kepada Ade Mahendra, Assistant Manager Humas PT Hankook Tire Indonesia. Perusahaan ban yang memiliki pabrik moderen di  Cikarang.

Menurut Ade, ban mobil yang terbuat dari olahan karet ini tidak memiliki masa kedaluwarsa.

“Jadi selama penyimpanan nya baik, tidak kena panas dan lembab, ban tetap tahan dan awet,” kata Ade, Minggu (2/8/2020).

Menurutnya, angka tahun di badan ban merupakan penanda tahun produksi. Angka itu sama sekali tidak berhubungan dengan habisnya masa pakai ban seperti dalam kabar viral.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif ban mobil
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top