Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

15 Tahun Debut, HondaJet Pimpin Pasar Pesawat Ringan

Honda Aircraft Company tahun ini merayakan perjalanan 15 tahun sejak debut pertama HonadJet di EAA Airventure Oshkosh 2005. Dulunya merupakan pesawat eksperimental, sekarang menjadi pengubah permainan industri.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  13:50 WIB
HondaJet. Armada HondaJet saat ini memiliki sekitar 150 pesawat di seluruh dunia dan telah menjadi jet ringat yang paling banyak dikirim di kelasnya pada 2017, 2018, dan 2019. - Honda
HondaJet. Armada HondaJet saat ini memiliki sekitar 150 pesawat di seluruh dunia dan telah menjadi jet ringat yang paling banyak dikirim di kelasnya pada 2017, 2018, dan 2019. - Honda

Bisnis.com, JAKARTA - Honda Aircraft Company tahun ini merayakan perjalanan 15 tahun sejak debut pertama HonadJet di EAA Airventure Oshkosh 2005. Dulunya merupakan pesawat eksperimental, sekarang menjadi pengubah permainan industri.

"HondaJet mendefinisikan ulang jet bisnis yang ringkas," demikian Honda dalam keterangan pers, Rabu (21/7/2020).

Honda terus menghadapi tantangan baru untuk memberi pelanggannya kegembiraan mobilitas pribadi.

HondaJet adalah pesawat yang paling banyak dikirim di kelasnya pada 2019, berdasarkan angka yang diberikan oleh General Aviation Manufacturers Association (GAMA).

Selama 2019, Honda Aircraft Company mengirim 36 pesawat ke pelanggan di seluruh dunia, menjadi jet yang sangat ringan dengan pengiriman terbanyak untuk tahun ketiga berturut-turut.

“Kami senang bahwa pelanggan di seluruh dunia terus menunjukkan preferensi untuk kami, karena mereka dapat mengidentifikasi kinerja terbaik kami di kelasnya dan inovasi berbeda yang diwujudkan oleh produk kami,” kata Presiden dan CEO Honda Aircraft Company Michimasa Fujino.

Ketika permintaan tumbuh, Honda Aircraft Company memperluas daftar sertifikasi jenisnya. Pada 2019, perusahaan menerima sertifikasi tipe dari Administrasi Penerbangan Sipil China di China, Penerbangan Sipil Transportasi Kanada, dan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Turki.

Perusahaan ini juga bangga dengan diversifikasi penggunaan yang signifikan untuk HondaJet Elite, yang mulai termasuk konfigurasi medevac di ambulans udara pada tahun 2019.

Honda Aircraft tengah membangun fasilitas produksi sayap baru senilai US$15,5 juta dolar. Pembangunan fasilitas produksi di area 83.000 kaki persegi ini dimulai pada 2019 dan diproyeksikan selesai tahun ini.

Bermarkas besar di Greensboro, North Carolina, Honda Aircraft Company memiliki pasar di Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, Asia Tenggara, China, Timur Tengah, India, dan Jepang.

Armada HondaJet saat ini memiliki sekitar 150 pesawat di seluruh dunia dan telah menjadi jet ringat yang paling banyak dikirim di kelasnya pada 2017, 2018, dan 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat terbang HondaJet Honda Aircraft Company
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top