Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CATL dan Honda Bentuk Aliansi Baterai Mobil Listrik

Kontemporer Amperex Technology Co, Limited (CATL) dan Honda menandatangani perjanjian untuk membentuk aliansi strategis komprehensif pada baterai kendaraan energi baru dan mempromosikan kendaraan listrik.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  22:16 WIB
Sejumlah orang berjalan melintas di depan pusat riset dan pengembangan China Contemporary Amperex Technology Ltd (CATL) di Ningde, Zhejiang, China, 16 Desember 2016. - REUTERS
Sejumlah orang berjalan melintas di depan pusat riset dan pengembangan China Contemporary Amperex Technology Ltd (CATL) di Ningde, Zhejiang, China, 16 Desember 2016. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) dan Honda menandatangani perjanjian untuk membentuk aliansi strategis komprehensif pada baterai kendaraan energi baru dan mempromosikan kendaraan listrik.

Perjanjian ini akan memungkinkan kedua perusahaan untuk memulai diskusi pada berbagai bidang termasuk pengembangan bersama, pasokan yang stabil, dan daur ulang dan penggunaan kembali baterai.

“Aliansi ini memungkinkan Honda untuk semakin memperkuat kemitraannya dengan CATL," kata Toshihiro Mibe, Senior Managing Officer, Eksekutif yang bertanggung jawab atas Monozukuri Honda Motor Co, Ltd. dalam keterangan pers, Jumat (10/7/2020).

Seiring kecepatan elektrifikasi yang terus meningkat, CATL akan menjadi mitra yang akan memberi Honda kekuatan baru. Honda juga percaya bahwa aliansi jangka panjang kami akan memungkinkan Honda untuk lebih meningkatkan daya saing produk-produk elektrifikasi.

“Honda adalah pemain kunci dalam elektrifikasi global. Melalui kerja sama strategis ini, CATL dan Honda akan membangun kemitraan global yang lebih kuat. Kami bekerja bersama untuk menghasilkan produk dan solusi yang lebih kompetitif untuk elektrifikasi global, dan untuk akhirnya mencapai gaya mobilitas yang bersih dan menyenangkan," kata Zhou Jia, Presiden CATL.

Dengan menyatukan keunggulan teknologi masing-masing dua perusahaan, CATL dan Honda akan melakukan pengembangan bersama pada baterai NEV dan R&D bersama menjadi teknologi dasar, yang bertujuan untuk aplikasi masa depan mereka.

CATL akan menyediakan pasokan baterai NEV yang stabil ke Honda, terutama untuk kendaraan listrik baterai (BEV). Model pertama yang dilengkapi dengan baterai CATL dijadwalkan akan diluncurkan di pasar China pada 2022.

Aliansi ini akan diperluas ke tingkat global di masa depan. Selain itu, daur ulang dan penggunaan kembali baterai juga akan menjadi topik dalam diskusi lebih lanjut antara CATL dan Honda.

CATL adalah perusahaan teknologi yang berkomitmen untuk menyediakan solusi baterai canggih untuk aplikasi energi baru global, dengan bisnis yang meliputi R&D, pembuatan dan penjualan sistem baterai untuk kendaraan energi baru dan sistem penyimpanan energi.

Honda adalah perusahaan mobilitas dengan sepeda motor, mobil, Life Creation (produk listrik) dan bisnis pesawat terbang di seluruh dunia, dan saat ini mempercepat inisiatifnya untuk melistriki produknya secara global.

Dengan memperkuat kerja sama teknologi dan sistem pasokan kompetitif, CATL dan Honda akan berusaha untuk mewujudkan elektrifikasi global bersama.

Honda telah mengakuisisi sekitar 1% saham CATL melalui penerbitan saham non-publik, yang menjadikan Honda mitra strategis terkemuka CATL. Ini akan memungkinkan Honda untuk mengamankan pasokan baterai yang stabil dengan produk unggulan dan daya saing biaya.

Melalui penerbitan saham non-publik, CATL akan memperkuat pengembangan baterai dan memperluas kapasitas produksi, dll. Berdasarkan aliansi ini, kedua perusahaan akan memperkuat inisiatif untuk lebih mempopulerkan kendaraan listrik dan membangun hubungan jangka panjang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

honda Baterai Mobil Listrik China Contemporary Amperex Technology Ltd. CALT
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top