Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krisis Keuangan, Geneva International Motor Show Dijual ke Palexpo SA

Pembatalan Geneva International Motor Show (GIMS) 2020 memicu beberapa buntut. Setelah rencana agenda 2021 tidak banyak mendapatkan respons positif dari calon peserta, acara publik terbesar di Swiss itu pun dijual ke Palexpo SA.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  08:55 WIB
Rancangan desain press room di Geneva International Motor Show (GIMS) 2020.  - GIMS
Rancangan desain press room di Geneva International Motor Show (GIMS) 2020. - GIMS

Bisnis.com, JAKARTA - Pembatalan Geneva International Motor Show (GIMS) 2020 memicu beberapa buntut. Setelah rencana agenda 2021 tidak banyak mendapatkan respons positif dari calon peserta, acara publik terbesar di Swiss itu pun dijual ke Palexpo SA.

Keputusan penjualan GIMS ke Palexpo SA adalah salah satu keputusan yang diambil Komite dan Dewan Yayasan Salon International de l'Automobile, sebagai pemilik GIMS, Senin (29/6/2020).

Dua keputusan penting lainnya adalah bahwa Yayasan tidak akan menyelenggarakan edisi GIMS pada 2021, dan Pinjaman dari pemerintah Jenewa tidak akan diterima.

Komite dan Dewan Yayasan menyatakan keputusan itu diambil karena konsekuensi keuangan dari pembatalan GIMS 2020 oleh Dewan Federal untuk alasan force majeure sebagai akibat pandemi coronavirus.

Komite dan Dewan Yayasan memutuskan untuk tidak menyelenggarakan acara pada 2021 sebab mayoritas peserta pameran GIMS menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam edisi 2021, dan bahwa mereka lebih suka GIMS di 2022.

Sektor otomotif saat ini sedang melalui fase yang sulit, dan peserta pameran perlu waktu untuk pulih dari efek pandemi. Selain itu, jauh dari kepastian bahwa situasi kesehatan saat ini akan memungkinkan penyelenggaraan acara mampu menarik lebih dari 600.000 pengunjung dan 10.000 jurnalis pada musim semi mendatang.

Segera setelah pembatalan GIMS pada Maret 2020, Foundation meminta bantuan keuangan Kanton Jenewa sekitar 11 juta franc Swiss untuk menutupi kerugian akibat pembatalan GIMS, termasuk untuk menyiapkan edisi baru.

Pada awal Juni, Dewan Agung menyetujui pinjaman untuk Yayasan 16,8 juta franc Swiss. Akan tetapi, melihat ketentuan yang disyaratkan, pihak yayasan kemudian berpikir ulang.

Syarat itu berupa kewajiban yayasan untuk pembayaran 1 juta franc Swiss pada awal Juni 2021, sebelum memiliki kesempatan menghasilkan dana tambahan, karena edisi GIMS 2021 tidak dapat terjadi.

Syarat lain yang tidak bisa dipenuhi adalah bahwa suatu acara harus diselenggarakan pada 2021.

Oleh karena itu Yayasan memutuskan untuk menjual GIMS ke Palexpo SA sebagai solusi yang akan memastikan organisasi reguler International Motor Show di Jenewa.

Pembelian aset akan mengalihkan semua hak ke organisasi GIMS ke Palexpo SA. GIMS adalah acara publik terbesar di Swiss, dengan ekonominya terhadap wilayah Jenewa diperkirakan sekitar 200 juta CHF per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pameran Mobil Genewa International Motor Show (GIMS)
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top