Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Januari–Mei 2020, Produksi Mobil Terkoreksi 32,8 Persen

Berdasarkan data Gaikindo, produksi pabrikan mobil pada 5 bulan pertama tahun ini tercatat 352.571 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu 524.697 unit.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  18:15 WIB
Selain memproduksi Xpander, pabrik Mitsubishi di Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas juga menjadi tempat kelahiran model lain seperti Pajero Sport dan kendaraan komersial Colt L 300 dan T 120 SS.
Selain memproduksi Xpander, pabrik Mitsubishi di Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas juga menjadi tempat kelahiran model lain seperti Pajero Sport dan kendaraan komersial Colt L 300 dan T 120 SS.

Bisnis.com, JAKARTA — Produksi pabrikan mobil di Indonesia mengalami penyusutan sebesar 32,8 persen sepanjang periode Januari sampai dengan Mei 2020.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produksi pabrikan mobil pada 5 bulan pertama tahun ini tercatat 352.571 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu 524.697 unit.

Penurunan terdalam dari produksi pabrikan mobil terjadi pada Mei. Tercatat, hanya 2.627 unit kendaraan yang berhasil dibuat pada bulan tersebut. Jumlah itu anjlok 97,5 persen dibandingkan dengan hasil produksi Mei 2019 yang mencapai 103.674 unit.

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku pada April dan diperpanjang hingga Mei membuat pabrikan mobil, seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi berbondong-bondong menghentikan produksinya sementara.

Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan bahwa penghentian sementara aktivitas produksi bertujuan untuk menjaga level stok unit kendaraan di dealer tetap sehat karena permintaan pasar menurun drastis.

Sementara itu, Presiden Direktur PT TMMIN Warih Andang Tjahjono memperkirakan bahwa permintaan mobil baik secara domestik maupun ekspor akan meningkat pada Juni hingga September 2020.

Peningkatan itu, lanjutnya, didorong oleh stabilnya negara-negara tujuan ekspor seperti Thailand dan Vietnam, serta peningkatan aktivitas masyarakat di pasar domestik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaikindo Produksi Mobil
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top