Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cek Bagian Penting Mobil Sebelum Hadapi Masa Transisi

Dalam menghadapi masa transisi pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, pengguna kendaraan roda empat dinilai perlu mengecek bagian penting dari mobil sebelum digunakan kembali.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  16:55 WIB
Bengkel Suzuki.  - SUZUKI.Co.id
Bengkel Suzuki. - SUZUKI.Co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam menghadapi masa transisi pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, pengguna kendaraan roda empat dinilai perlu mengecek bagian penting dari mobil sebelum digunakan kembali.

Imam Suyudi, Section Head Technical Service 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan ada beberapa bagian penting yang perlu disiapkan ketika kendaraan hendak digunakan setelah diparkir dalam waktu lama.

"Setelah lama didiamkan, ada beberapa bagian kendaraan yang harus dicek kembali oleh pengguna, seperti ban, rem, kebersihan, serta mesin dan kelistrikan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2020).

Imam memaparkan hal pertama yang harus diperiksa adalah kondisi ban karena berisiko tinggi mengalami flat tire saat lama tidak dikendarai. Flat tire adalah keadaan ban kehilangan volumenya sehingga menjadi kempis.

Menurutnya, pastikan seluruh ban memiliki tekanan angin yang cukup dan sesuai standar, sehingga aman selama berkendara.

Ada beberapa kiat dalam merawat ban saat terparkir dalam jangka waktu lama, di antaranya, periksa dan tambahkan tekanan angin 10%-20% dari spesifikasi tekanan angin ban. Jika kendaraan akan digunakan kembali, ubah tekanan angin sesuai spesifikasi.

Pastikan juga tidak ada benda keras ataupun kerikil yang menempel pada kembang ban. Selain itu, rutin pindahkan kendaraan beberapa senti untuk menghindari ban bertumpu pada satu titik (flat spot). Jika tidak memungkinkan untuk didorong, dongkrak keempat roda dan tahan menggunakan Jackstand.

"Usahakan jangan terkena sinar matahari langsung dan gunakan semir ban untuk mencegah adanya guratan pada ban [ozon crack]," tuturnya.

Selain kondisi ban, kata Imam, rem juga menjadi krusial saat kendaraan terparkir lama. Biasanya, rem tangan menjadi lengket dan akan memengaruhi kenyamanan serta keamanan berkendara. Hal itu terjadi karena ada genangan air atau saat mencuci mobil, posisi rem tangan aktif, kemudian kendaraan diparkir dalam kondisi kampas rem basah.

Untuk menghindari rem mobil lengket, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yakni pastikan keempat roda atau sistem rem kering sebelum kendaraan diparkir dalam jangka waktu yang lama. Gunakan penahan bantalan ban, serta posisikan rem tangan dalam kondisi tidak aktif.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi dalam merawat kendaraan yang telah terparkir atau diam dalam jangka waktu lama, yakni kebersihan mobil, mesin dan kelistrikan.

Imam menyarankan bodi kendaraan harus selalu dalam keadaan bersih, roda atau sistem rem kering, ruang kabin bersih dan kering, serta gunakan alat atau cairan pengusir binatang, apabila kendaraan diparkir di tempat yang memungkinkan adanya binatang masuk.

Dalam hal mesin dan kelistrikan, pastikan tidak ada tombol kelistrikan yang aktif. Rutin menghidupkan mesin dan pastikan knalpot mengarah ke udara bebas, serta pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar, oli, minyak rem, cairan pendingin, dan kain lap yang tertinggal pada saat memeriksa ruang mesin.

Imam mengatakan Suzuki juga tetap memberikan pelayanan yang dapat diakses oleh pelanggan selama masa PSBB transisi ini, seperti Halo Suzuki untuk Home Service, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bengkel Suzuki
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top