Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ford Buka Kembali Pabrik Amerika 18 Mei, Sedot 12.000 Karyawan

Produsen mobil AS Ford Motor Company mengumumkan akan memulai lagi kegiatan produksi di pabrik utamanya di Amerika Utara pada 18 Mei setelah sempat dihentikan karena pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Mei 2020  |  08:00 WIB
 Pabrik mobil Ford di Amerika Utara. ANTARA
Pabrik mobil Ford di Amerika Utara. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen mobil AS Ford Motor Company mengumumkan akan memulai lagi kegiatan produksi di pabrik utamanya di Amerika Utara pada 18 Mei setelah sempat dihentikan karena pandemi Covid-19.

Gelombang pertama karyawan, berjumlah 12.000 orang bakal kembali ke pabrik Ford untuk memproduksi kendaraan, pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan dari rumah saat pandemik corona.

“Kami telah bekerja dengan sungguh-sungguh dengan pemerintah negara bagian dan federal, mitra serikat (pekerja) kami dan bagian lintas dari tenaga kerja kami untuk membuka kembali fasilitas Amerika Utara kami,” kata Jim Farley, Chief Operating Officer Ford Motor, dikutip Jumat (8/5/2020).

Ford juga telah membuka kembali fasilitasnya di China, dan Eropa, serta telah memproduksi peralatan medis di Michigan selama lebih enam pekan guna membantu menangani dampak pandemi coroona.

Dalam fase restart ini, depot suku cadang Ford Amerika Utara akan kembali beroperasi penuh pada Senin (11/5/2020).

Pada 18 Mei, pabrik perakitan Amerika Utara Ford mulai beroperasi lagi dengan dua shift dari sebelumnya tiga shift.

Flat Rock Assembly Plant di Flat Rock, Michigan dan Oakville Assembly Complex di Oakville, Ontario, diharapkan bisa memulai produksi pada 25 Mei dalam satu shift. Pabrik komponen akan memulai kembali produksi sesuai kebutuhan untuk mendukung rencana ini.

Proses peningkatan kapasitas pabrik Ford akan bertahap ketika pekerja menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan dan keselamatan yang baru dan seluruh rantai pasokan meningkat dengan cepat.

“Kami telah mengembangkan protokol keselamatan ini dalam koordinasi dengan mitra serikat (pekerja) kami, terutama UAW, dan kita semua tahu itu akan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan mereka,” kata Gary Johnson, Chief Manufacturing and Labour Officer Ford.

"Kami bersama-sama dan berencana untuk kembali ke pola operasi normal kami segera setelah kami yakin sistem siap mendukung," tambahnya.

Ford telah memproduksi masker wajah di pabrik transmisi Van Dyke untuk digunakan di fasilitasnya di seluruh Amerika Utara dan pelindung wajah di fasilitas Troy Design & Manufacturing di Plymouth, Michigan.

Masker wajah yang disediakan perusahaan akan diperlukan bagi siapa saja yang bekerja di lokasi Ford, sejalan dengan protokol global perusahaan, sementara kacamata keselamatan atau pelindung wajah akan diperlukan dalam beberapa kasus.

Dengan memproduksi masker wajah dan pelindung wajah, Ford membantu ketersediaan alat pelindung diri yang juga dibutuhkan oleh layanan medis dan industri lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ford motor company Pabrik Mobil

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top