Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Mau Kalah, Honda Tawarkan Biaya Purnajual Kompetitif

Pandemi virus corona (Covid-19) memukul hampir semua sektor, salah satunya otomotif. Sejumlah agen pemegang merek (APM) bersiasat untuk menghadapi situasi ini, mulai dari peluncuran secara digital, hingga perang harga layanan purnajual.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 07 April 2020  |  17:00 WIB
Honda Skill Contest 2019.  - HPM
Honda Skill Contest 2019. - HPM

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) memukul hampir semua sektor, salah satunya otomotif. Sejumlah agen pemegang merek (APM) bersiasat untuk menghadapi situasi ini, mulai dari peluncuran secara digital, hingga perang harga layanan purnajual.

Misalnya saja PT Honda Prospect Motor (HPM) yang menyebut biaya layanan purnajualnya kompetitif dibandingkan dengan merek lain.

Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM Yusak Billy mengatakan pihaknya juga menawarkan tambahan paket hemat untuk beberapa model mobilnya.

"Biaya perawatan berkala Honda sudah sangat kompetitif dibanding merek lain. Ditambah lagi ada free paket hemat untuk beberapa mode unit kami sehingga pelanggan tidak terkena biaya Jasa dan Parts selama masa berlaku PM Package / Paket Hemat tersebut," kata Billy kepada Bisnis, Selasa (7/4/2020).

Dia mengatakan untuk layanan bebas jasa servis berkala berlaku untuk semua model mobil Honda. Sementara itu, Untuk paket hemat berlaku untuk Honda Brio, HRV, Mobilio, CRV dan BRV dengan syarat dan ketentuan berlaku.

"Untuk free service atau bebas jasa berlaku semua model mas. Untuk paket hemat (benbas jasa dan PM part) berlaku untuk Honda Brio, HRV, Mobilio, CRV dan BRV dengan syarat dan ketentuan berlaku. Untuk Free Service dan Paket Hemat itu berlaku 4 tahun or 50.000 km," papar Billy.

Lebih lanjut, Billy mengatakan dengan kondisi pandemi Covid-19, Honda memfokuskan diri pada layanan purna jual untuk konsumen. Salah satunya adalah servis dari rumah, atau home service.

"Dalam kondisi seperti sekarang ini strategi kami lebih memfokuskan pada layanan purnajual. Termasuk layanan home service. Untuk lainnya kami juga menjaga komunikasi yang erat dengan pelanggan kami dengan menggunakan media massa dan saluran media digital," katanya.

Billy menyebut layanan home service Honda mendapat animo postif dari konsumen di masa pandemi Covid-19 ini. Hanya saja, Billy masih belum menyebutkan berapa total pemesanan layanan home service selama pandemi Covid-19 ini.

"Animo konsumen sangat baik mas. Cukup meningkat, kami sedang memonitor terus perkembangannya mas. Konsumen yang melakukan home service sangat happy dan puas atas layanan kami ini," katanya.

Di sisi lain, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melakukan hal yang sama. Misalnya saja SIS menyebut bahwa ongkos perawatan model low sport utility vehicle ternyarnya, Suzuki XL-7 hanya sektiar Rp3.800 per hari.

Suzuki juga menyebut biaya perawatan Suzuki Ignis menjadi yang termurah di kelasnya.Untuk biaya perawatan berkala selama 0-50.000 Km hanya sebesar Rp2.289.700 dan selama 60.000-100.000 Km hanya sebesar Rp4.832.600. Lewat biaya perawatan yang cukup terjangkau ini, PT SIS berharap konsumen Suzuki Ignis tetap rutin melaksanakan servis mobilnya di bengkel resmi Suzuki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PT Honda Prospect Motor layanan purnajual PT Suzuki Indomobil Sales
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top