Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangan Lupa Perawatan Mobil Saat WFH, Ini Potensi Masalahnya!

Di tengah WFH, mobil yang terparkir berhari-hari tanpa digunakan dapat menyebabkan berbagai masalah. Sejumlah langkah perawatan pun perlu dilakukan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  12:39 WIB
Ilustrasi-Parkir Valet di Mal Kelapa Gading - Bisnis.com
Ilustrasi-Parkir Valet di Mal Kelapa Gading - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Perawatan kendaraan tentu menjadi hal wajib bagi pemilik mobil, kendati saat ini ada imbauan kerja dari rumah (work from home/WFH) 

Pemerintah secara resmi mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi aktivitas ke luar rumah hingga WFH dengan merebaknya pandemi virus corona atau Covid-19. Sejumlah besar perusahaan pun sudah menerapkannya kepada mayoritas karyawan yang kurang lebih dalam sepekan terakhir menjalankan WFH.

Lantas, langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk merawat mobil ketika menjalankan WFH?

Implementasi kebijakan ini tentu membuat mobil tak digunakan atau diparkir saj di garasi berhari-hari.  Ketika Anda terlalu sibuk kerja di rumah, itu sangat mungkin terjadi, dan dampaknya kendaraan kesayangan bisa rusak.

Namun, itu bisa dihindari dengan melakukan sejumlah langkah. Menurut Rizqi, pemilik bengkel Rizqi Autos yang berada di Ciganjur, Jakarta Selatan, hal yang paling umum terjadi jika kendaraan lama tidak dihidupkan mesinnya adalah kerusakan baterai atau aki.

"Kalau paling terasa jelas kalau mobil kita tidak dinyalakan dalam waktu lama, aki yang akan kena," ungkap Rizqi saat dihubungi Antara, Kamis (26/3/2020).

Rizqi juga menambahkan bahwa pemilik kendaraan juga harus tetap memberikan perhatian kepada kendaraan yang terparkir tak digunakan selama WFH.

"Sebisa mungkin mobil dipanaskan beberapa waktu, jangan sampai tidak, karena nanti akan merepotkan pada saat ingin kita bawa kendaraan itu," kata dia.

Menurutnya,  kendaraan yang lama tak digunakan atau terparkir lama, tekanan angin bannya juga bisa berkurang. Dia menyarankan, sebelum nanti akan menggunakan mobil itu, sebaiknya cek tekanan angin bannya.

"Ini juga bakalan terjadi kalau mobil lama diam di garasi, ban akan jadi kurang anginnya," jels dia.

Di samping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah kemungkinan terjadinya korosi pada tangki bahan bakar. Selain bisa berdampak penyumbatan saluran menuju ruang bakar, risiko bocor juga berpotensi membahayakan pengemudi dan penumpangnya.

"Sebelum didiamkan lama seperti saat ini, lebih baik mobil dalam keadaan full (tangki) bensinnya agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan dari dampak korosi itu," kata dia.

Dia juga menyarankan pemilik mobil sering membersihkan bagian dalam dan juga luar kendaraan selama kendaraan itu berdiam di rumah dan tidak dipakai. Menyemprotkan cairan penghilang virus juga sangat diperlukan dalam keadaan saat ini untuk sekedar berjaga-jaga agar terhindar dari virus corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil Virus Corona Work From Home

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top