Kejar Target Ekspor, Toyota Indonesia Siapkan Protokol Corona

Sejumlah pekerja di bagian produksi masih bekerja di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  20:35 WIB
Kejar Target Ekspor, Toyota Indonesia Siapkan Protokol Corona
Deretan mobil Toyota siap dikapalkan di pelabuhan di Tanjung Priok Car Terminal. - TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memastikan tetap melakukan aktivitas produksi yang dilengkapi dengan protokol untuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan kerja.

Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azzam mengatakan salah satunya adalah protokol untuk kerja di rumah (work from home/WFH) untuk pekerjanya di bagian office.

"Sementara ini kami masih produksi karena menyangkut komitmen ekspor kami dan permintaan konsumen. Tapi kami sudah siapkan protokol untuk WFH khususnya untuk yang di office," kata Bob Azzam kepada Bisnis.com, Senin (16/3/2020).

Dia juga mengatakan sejumlah pekerja di bagian produksi masih bekerja di pabrik TMMIN. Sejumlah protokol pun disiapkan bagi pekerja yang masih bekerja di dalam pabrik.

Misalnya, para pekerja sudah diatur untuk bergilir. Kemudian, lanjut Bob Azzam, semua pekerja pabrik TMMIN diminta untuk menghindari kontak fisik satu sama lain.

"Selain itu kritikal proses dibagi group juga supaya tidak kontak. Basically, tempat kerja mereka sudah distance yang kami siapkan untuk sevices area," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta masyarakat dapat melakukan aktivitas pekerjaan, belajar dan ibadah di rumah. Langkah ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Dengan kondisi ini saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah, inilah saatnya bekerja bersama-sama saling tolong menolong dan bersatu padu gotong-royong," katanya di Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif, toyota motor manufacturing indonesia

Editor : Rio Sandy Pradana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top