Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HINO Masih Wait And See Terkait Pasar Mobil Komersial Pada 2020

Hal ini disebabkan kondisi Indonesia yang belum stabil dan dunia juga tak menentu akibat sejumlah hal. HINO belum tahu kapan kontraksi positif bakal berlangsung.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 08 Maret 2020  |  16:16 WIB
New Dutro 130 HD, truk ringan terlaris Hino 2018.  - HMSI
New Dutro 130 HD, truk ringan terlaris Hino 2018. - HMSI

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) tidak begitu optimistis dengan pertumbuhan pasar kendaraan komersial pada 2020. Hino mengaku masih wait and see terkait dengan proyeksi target pertumbuhan pasar pada 2020.

Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Santiko Wardoyo, mengaku belum berani memproyeksi angka pertumbuhan industri kendaaan komersial dan niaga pada 2020.

“Agak berat nih, banyak kendala. Saya masih berhitung. Saya masih wait and see,” kata Santiko kepada Bisnis Minggu (8/3/2020).

Santiko, pada hari pertama GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020, sempat mengungkapkan bahwa tahun ini kondisi ekonomi masih terlbilang lesu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,02 persen sepanjang 2019. Realisasi tersebut cukup jauh di bawah pencapaian pada 2018, yang tercatat sebesar 5,17 persen.

“Kelihatanannya ekonomi agak berat. Memang terutama Januari ini agak berat kita market aja turun sekitar 30 persen,” kata Santiko di sela-sela acara GIICOMVEC 2020.

Terdapat sejumlah faktor yang membuat Santiko kurang optimistis. Misalnya saja pada awal tahun ini ada virus corona (Covid-19) yang ternyata cukup berdampak pada industri otomotif dunia dan Indonesia.

“Selain itu komoditi turun, musim hujan kenceng, itu juga pengaruh loh. Musim hujan kencang sawit enggak bisa panen terus infrastruktur terganggu, mining terganggu. Kemudian juga mau enggak mau masalah tadi corona, itu fakta dan global juga terpengaruh,” ucapnya.

Dia juga mengaku belum tahu kapan akan kembali terkontraksi secara positif. Hanya saja dia berharap kondisi ini dapat segera membaik.

“Pemerintah sudah melakukan aktivitasnya tingkat suku bunga BI rate diturunkan. Ya tinggal masalah infrastruktur gimana . Kemarin karena hujan infrastruktur berantakan. Kalau ini sudah berjalan snowball berjalan lagi,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kendaraan komersial PT Hino Motors Sales Indonesia
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top