Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Toyota Mulai Operasikan Pabrik di China

Toyota sebelumnya berencana memulai kembali aktivitas perakitan mobil pada 3 Februari 2020, tetapi ditunda lantaran penyebaran wabah virus corona belum juga reda.
Sebuah mobil Toyota Mirai terlihat di Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai./ REUTERS - Aly Song
Sebuah mobil Toyota Mirai terlihat di Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai./ REUTERS - Aly Song

Bisnis.com, JAKARTA - Toyota Motor Corp, perusahaan otomotif Jepang,  akan melanjutkan kembali produksi kendaraan di tiga pabriknya yang berada di China pada pekan ini.

Dikutip dari Antara, Senin (17/2/2020), Toyota sebelumnya berencana memulai kembali aktivitas perakitan mobil pada 3 Februari 2020. Namun, produsen mobil itu menunda rencananya tersebut lantaran penyebaran wabah virus corona yang melanda China belum kunjung reda.

Fasilitas produksi Toyota yang berada di Changchun dan pabrik lain di Guangzhou, provinsi Guangdong, akan diaktifkan kembali pada hari ini, Senin (17/2/2020).

"Sementara pabrik di kota pelabuhan China utara Tianjin akan melanjutkan operasi pada hari Selasa (18/2/2020)," kata Toyota.

Kendati begitu,Toyota belum memastikan waktu aktif produksi kembali.untuk pabrik mereka yang berada di Chengdu, Provinsi Sichuan.

Tidak hanya Toyota, produsen raksasa otomotif lainnya juga akan segera membuka pabrik mereka kembali seperti BMW, Ford, hingga Tesla.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler