Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Masalah Kabel, Honda Tarik Kembali 241.000 Odyssey di AS

Penarikan kembali itu mencakup Odyssey varian EX-L, Touring, dan Elite model tahun 2018 hingga 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  10:27 WIB
Honda Odyssey.  - Honda
Honda Odyssey. - Honda

Bisnis.com, JAKARTA - Honda menarik kembali (recall) sebanyak 241.000 unit Odyssey minivan di Amerika Serikat lantaran problem terkait kabel listrik.

Dilansir laman Detroit Free Press pada Rabu (12/2/2020), recall itu mencakup Odyssey varian EX-L, Touring, dan Elite model tahun 2018 hingga 2020.

Masalah kabel listrik itu dapat menyebabkan kebakaran.  Perusahaan mengatakan kabel di bagian tertentu pada mobil kemungkinan terjepit, sehingga dapat menyebabkan korsleting.

"Kemudian berpotensi kebakaran karena penutup panel yang terbuat dari bahan plastik."

Perusahaan mendapatkan tiga laporan atas masalah itu. Namun, dalam laporan itu tidak ditemukan adanya korban cedera.

Honda mengatakan kendaraan terdampak akan mendapatkan panggilan dari diler untuk perbaikan kabel dengan cara membuat jalur kelistrikan yang baru.

"Jika kabel dalam kondisi rusak, perusahaan akan menggantinya secara cuma-cuma."

Selain Honda, Tesla Inc. terpaksa menarik kembali (recall) sekitar 15.000 unit sport utility vehicel (SUV) Model X karena problem yang diduga terjadi pada power steering.

Masalah pada model yang diklaim sebagai mobil listrik SUV pertama itu telah menyebabkan power steering kehilangan fungsinya sehingga terasa berat saat setir diputar dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

honda

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top