Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tunggu Aturan Tuntas, Honda Belum Pasarkan Mobil Listrik di Indonesia

Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan dan Pemasaran HPM Yusak Billy menjelaskan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis atau juknis sebagai dari Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2019, dan Peraturan Pemerintah (PP) No.73/2019.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  08:43 WIB
All New Accord memiliki varian hybrid. - HPM
All New Accord memiliki varian hybrid. - HPM

Bisnis.com, JAKARTA – PT Honda Prospect Motor (HPM) mengklaim memiliki sejumlah rencana terkait pengembangan produk kendaraan terelektrifikai di Indonesia. Namun, hal itu masih urung dilakukan karena belum ada kepastian regulasi dari pemerintah.

Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan dan Pemasaran HPM Yusak Billy menjelaskan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis atau juknis sebagai dari Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2019, dan Peraturan Pemerintah (PP) No.73/2019.

“Penerapan teknologi elektrifikasi harus dipelajari dengan baik agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia, karena Pada dasarnya, memperkenalkan teknologi elektrifikasi di Indonesia itu sangat bergantung kepada regulasi pemerintah,” katanya kepada Bisnis, Selasa (14/1/2020).

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa sejatinya HPM sejatinya sudah memiliki perencanaan untuk masuk ke era kendaraan terelektrifikasi. Namun, Billy mengatakan hal itu baru akan dilakukan setelah adanya kejelasan aturan dari Pemerintah.

Meski sudah mengeluarkan Perpres dan PP terkait mobil listrik lembaga kementerian lain sejauh ini belum mengeluarkan petunjuk teknis dari aturan tersebut. Kementerian yang terkait, di antaranya Kementerian Perindustrian dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Honda Motor Co. sejatinya sudah memiliki model terelektrifikasi dari mulai hibrida hingga mobil listrik berbasis baterai seperti Accord Hybrid, Clarity PHEV Hybrid, dan Clarity Fuel Cell Honda Clarity. Namun, tak satupun dari model-model tersebut dipasarkan di Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top