Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Datsun Bakal Hengkang dari Indonesia, Ini Kata Gaikindo

Gaikindo menyatakan Nissan sebagai pemilik merek Datsun justru sedang mengalami pertumbuhan positif di Tanah Air.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 21 November 2019  |  22:21 WIB
Datsun Go.  - NMAA
Datsun Go. - NMAA

Bisnis.com, JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan belum menerima informasi terkait rencana Datsun berhenti produksi di Indonesia.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Datsun akan berhenti melakukan produksi di Indonesia mulai tahun depan lantaran penjualan yang seret. Selain itu, diduga Datsun berhenti produksi untuk mengantisipasi kenaikan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) yang berlaku 2 tahun lagi.

Kendati demikian, Sekretaris Jendaral Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan pihaknya belum menerima informasi apapun terkait hal tersebut. Menurutnya, Nissan sebagai pemilik merek Datsun justru sedang mengalami pertumbuhan positif di Tanah Air.

“Belum terima infonya, Datsun itu bagian dari Nissan, kan? Dia justru sedang bagus penjualannya sekarang,” katanya kepada Bisnis, Kamis (21/11/2019).

Dia juga megatakan bahwa keputusan tersebut adalah bagian dari strategi bisnis masing-masing pabrikan di Indonesia. Oleh karena itu, dia menolak memberikan komentar lebih panjang terkait kabar tersebut.

Terkait ketatnya persaingan di segmen KBH2 yang diduga menjadi penyebab berhentinya produksi Datsun, Kukuh mengatakan hal itu tak terhindarkan. Menurutnya, memang konsumen di Indonesia masih didominasi pembeli mobil murah seperti KBH2.

Dia menuturkan semestinya setiap pabrikan memiliki komitmen jangka panjang yang diiringi dengan strategi matang untuk masuk ke pasar Indonesia. Menurutnya, kurang tepat apabila karena penjualan yang menurun lantas memutuskan untuk pergi dari pasar domestik, seperti yang dilakukan General Motors beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, dia mengatakan pabrikan tidak dapat menyalahkan pemerintah yang akan mengubah tarif PPnBM, termasuk untuk mobil KBH2 melalui PP No.73/2019. Kebijakan itu, lanjutnya, merupakan wujud komitmen pemerintah untuk membuat regulasi yang sesuai dengan aturan di ranah global untuk memerangi emisi kendaraan.

“Kan ada pemain yang tidak mengandalkan insentif pajak tapi bisa jual lebih murah dan survive, kalau masalah pajak terus cabut, dulu hitung-hitungannya seperti apa kok sekarang cabut? Jangan enggak diminati, enggak bisa jual, lalu dia menyalahkan pemerintah,” katanya.

Mengutip data Gaikindo, penjualan Datsun pada periode 9 bulan tahun ini hanya mencapai 5.419 unit. Jumlah itu terpaut 3.905 unit, atau turun sekitar 41,9% dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.324 unit.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengkonfirmasi bahwa Nissan memang akan memutuskan produksi Datsun di Indonesia. Namun, bukan seluruhnya melainkan hanya dua model KBH2 saja.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan bahwa Nissan akan berhenti memproduksi Datsun Go dan Datsun Go+ mulai Januari 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

datsun
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top