GMM Targetkan Jual 800 Unit VW Tiguan Allspace Hingga Akhir 2019

PT Garuda Mataram Motors (GMM), agen tunggal pemegang merek (ATPM) Volkswagen di Indonesia, menargetkan dapat menjual sedikitnya 800 unit mobil VW Tiguan Allspace yang mulai diproduksi di Tanah Air secara medium knocked down (MKD).
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  15:28 WIB
GMM Targetkan Jual 800 Unit VW Tiguan Allspace Hingga Akhir 2019
Tiguan Allspace - Bisnis/Ilman S. Sudarwan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Mataram Motors (GMM), agen tunggal pemegang merek (ATPM) Volkswagen di Indonesia, menargetkan dapat menjual sedikitnya 800 unit mobil VW Tiguan Allspace yang mulai diproduksi di Tanah Air secara medium knocked down (MKD).

Chief Operating Officer GMM Jonas Chendana mengatakan saat ini pihaknya sudah menerima sekitar 450 pesanan untuk model yang pertama kali diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 ini.

“Sebenarnya kami sudah on hand hampir 450 lebih unit, dan kami akan terus bergerak dan diharapkan mungkin bisa sampai sekitar 800-an unit atau sampai 1000 unit sampai dengan akhir tahun,” katanya di Jakarta, Selasa (2/10/2019).

GMM mulai menyerahkan 5 unit mobil sport utility vehicle (SUV) dengan kapasitas tujuh orang penumpang itu. Sampai dengan akhir tahun dia menargetkan dapat mengirimkan sekitar 300 unit lain kepada para pemesan.

Dia menjelaskan mobil ini dirakit oleh anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. lainnya yakni PT National Assembler yang berlokasi di Cikampek, Jawa Barat. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 6.000 unit dalam satu tahun.

VW Tiguan Allspace mendapatkan alokasi produksi sekitar 2.000 unit setahun di pabrik seluas 60.000 meter persegi tersebut. Ke depan kapasitas maupun alokasi produksi mobil tersebut masih dapat berkembang sesuai dengan perkembangan permintaan dan investasi ke depan.

“Saya belum bisa bilang investasinya totalnya berapa, karena ini masih berkembang terus. Kapasitas ini masih bisa kami tambah lagi, yang jelas investasi untuk pabrik ini seluruhnya milik Indomobil,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa salah satu alasan model VW Tiguan yang diproduksi di Indonesia adalah karakteristik pasar yang cenderung lebih menyukai SUV dibandingkan mobil sedan. Selain itu, masyarakat Indonesia dinilai lebih menyukai mobil keluarga dengan kapasitas tujuh orang penumpang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
vw

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top