Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berkelana ke Sumatra, Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima

Konektivitas Bakauheni—Palembang yang tak lama lagi akan tersambung jalan bebas hambatan dinilai bakal memicu arus kendaraan roda empat dari Jawa.
Ropesta Sitorus & Rivki Maulana
Ropesta Sitorus & Rivki Maulana - Bisnis.com 13 September 2019  |  13:44 WIB
Mobil Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019 berada di dealer resmi Isuzu yang ada di kawasan Hilir Barat,Palembang, Jumat (13/9). BISNIS - Nurul Hidayat
Mobil Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019 berada di dealer resmi Isuzu yang ada di kawasan Hilir Barat,Palembang, Jumat (13/9). BISNIS - Nurul Hidayat

Bisnis.com, PALEMBANG—Menempuh perjalanan jauh ratusan kilometer perlu persiapan matang agar lawatan berjalan mulus tanpa kendala. Kondisi kendaraan yang menjadi tunggangan perlu mendapat perhatian.

Konektivitas Bakauheni—Palembang yang tak lama lagi akan tersambung jalan bebas hambatan dinilai bakal memicu arus kendaraan roda empat dari Jawa.

Bonifasius Kristanto, Head of Part Isuzu Astra Cabang Palembang, mengatakan bahwa pengemudi sebaiknya melakukan pemeriksaan sebelum menempuh perjalanan via tol Trans Sumatra.

Dia menjabarkan, tekanan angin, radiator, dan minyak rem perlu diperiksa. Tekanan angin yang tak sesuai bakal mengurangi kenyamanan saat berkendara.

"Oli dan air pendingin sebaiknya disiapkan karena di Sumatra suhu udara lebih tinggi. Filter udara juta harus dalam kondisi bersih," jelasnya saat ditemui Bisnis.com di Palembang, Jumat (13/9/2019).

Bonifasius menambahkan, indikator tekanan angin, filter bahan bakar, dan indikantor lainnya pada kendaraan Isuzu sudah terhubung dengan sensor. Walhasil, pengemudi bisa mengetahui langsung kondisi terkini dari indikator kinerja kendaraan tersebut.

"Mobil Isuzu MU-X semuanya dilengkapi sensor. Kalau tekanan ban kurang, misalnya akan langsung muncul di layar," tuturnya.

Secara khusus, Bonifasius menyarankan penggunaan bahan bakar solar dengan cetane number 53 dan kandungan sulfur kurang dari 300 ppm untuk mobil Isuzu MU-X. Di pasaran, solar jenis ini dijual dengan jenaka Dex besutan Pertamina.

Namun, pengguna Isuzu MU-X tetap bisa menggunakan bio solar karena mesin diesel Isuzu didukung fitur Diamond Like Carbon (DLC) yang dapat menjaga mesin tetap bersih.

Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top