Penjualan Mobil Listrik di Eropa Melejit 33%

Penjualan kendaraan listrik colok (plug-in) di Eropa pada 2018 mencapai 408.000 unit, 33% lebih tinggi dari 2017. Jenis kendaraan ini mencakup semua mobil elektrik baterai (BEV) dan kendaraan listrik hibrida colok (PHEV), mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 09 Februari 2019  |  00:30 WIB
Penjualan Mobil Listrik di Eropa Melejit 33%
Audi e-tron di Masdar City - AUDI AG

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan kendaraan listrik colok (plug-in) di Eropa pada 2018 mencapai 408.000 unit, 33% lebih tinggi dari 2017. Jenis kendaraan ini mencakup semua mobil elektrik baterai (BEV) dan kendaraan listrik hibrida colok (PHEV), mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan.

Seperti dikutip EV-Volume.com, pangsa plug-in dari pasar kendaraan ringan Eropa pada 2018 sebesar 2,3% dan mencapai 3,5% pada Desember, tertinggi selama 1 bulan.

Dalam hal volume, September dan kuartal ke-4 dipengaruhi oleh pengenalan WLTP (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure) dan berkurangnya pasokan model PHEV populer.

WLTP baru membutuhkan pengujian yang lebih rumit daripada NEDC (New European Driving Cycle), dan kurangnya persetujuan jenis varian yang umum, tidak hanya untuk PHEV.

Pangsa mobil listrik (EV) sebesar 3,5% pada Desember dinilai menjadi pertanda baik untuk pertumbuhan tinggi pada 2019, dengan peningkatan penjualan sebesar 35%-40%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Listrik

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top