Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peugeot 3008: Mobil Paling Banyak Diproduksi di Prancis 2018

Peugeot 3008 menjadi mobil dengan angka produksi di Prancis pada 2018, dengan volume sebanyak 258.460 unit.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 25 Januari 2019  |  17:45 WIB
Peugeot 3008.  - PEUGEOT
Peugeot 3008. - PEUGEOT

Bisnis.com, PARIS - Peugeot 3008 menjadi mobil dengan angka produksi di Prancis pada 2018, dengan volume sebanyak 258.460 unit. Diproduksi di pabrik Sochaux PSA Group, SUV ini telah membawa sertifikasi "Origine France Garantie" sejak diluncurkan pada Oktober 2016.

Peugeot 3008 berada di peringkat sebagai mobil yang paling banyak diproduksi di Prancis yakni sebanyak 258.460 unit di Prancis pada 2018, berada di depan Toyota Yaris sebanyak 248.541.

Sekitar 1.000 unit Peugeot 3008 diproduksi setiap hari, 7 hari sepekan, di pabrik Sochaux PSA Group, yang telah memproduksi lebih dari 23 juta mobil dalam sejarahnya.

Peugeot 3008 dikembangkan oleh tim proyek yang bermarkas di lokasi R&D Sochaux dan menyesuaikan jalurnya di pusat tes Centre d'Epprimentation di Belchamp.

Model ini telah sukses besar bagi Peugeot sejak diluncurkan pada Oktober 2016. Kendaraan terlaris ketiga di Prancis pada 2018, juga berkontribusi terhadap status kepemimpinan Peugeot dalam kategori SUV di Eropa bersama dengan 2008 dan 5008.

Peugeot 3008 juga memimpin segmen C-SUV dengan pelanggan B2B dan peringkat nomor dua dalam registrasi mobil penumpang semua kategori digabungkan.

Peugeot 3008 telah memenangkan 63 hadiah di seluruh dunia dan terpilih sebagai Car of the Year 2017 oleh 58 jurnalis Eropa dari 22 negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Peugeot
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top