Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Fokus SUV, Peugeot Janjikan Mobil Baru Tahun Ini

Peugeot menilai model SUV dalam tren positif sepanjang empat tahun terakhir. Selain itu, SUV Peugeot 3008 dan 5008 yang telah hadir tahun lalu mendapatkan respons positif dari pasar Tanah Air. 
Peugeot 3008 SUV. /Peugeot
Peugeot 3008 SUV. /Peugeot

Bisnis.com, JAKARTA — Peugeot bakal meluncurkan mobil baru tahun ini. Dalam keterangannya, Peugeot memastikan akan membawa model SUV anyar.

"Rencananya kuartal pertama musim ini. Semoga bisa lebih cepat,” kata Chief Executive of Astra Peugeot Rokky Irvayandi dalam siaran pers, Senin (10/1/2022).

Dia melanjutkan bahwa di Indonesia model SUV dalam tren positif sepanjang empat tahun terakhir. Selain itu, SUV Peugeot 3008 dan 5008 yang telah hadir tahun lalu mendapatkan respons positif dari pasar Tanah Air. 

Pada tahun ini, Peugeot melihat peluang kebangkitan industri otomotif, terlebih kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mulai menurun dan terkendali. Selain itu aktivitas perekonomian pun sudah mulai bergerak ke arah positif.

Selain itu menghadirkan produk SUV baru, Astra Peugeot juga akan memperkuat layanan sales, marketing, dan aftersales untuk semakin memberikan kemudahan bagi konsumen. Kemudian strategi dalam pengembangan potensi pasar di Indonesia juga terus disiapkan Astra Peugeot.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari–November 2021, penjualan retail Peugeot sebanyak 234 unit. Sebanyak 47,8 persen transaksi terjadi pada September–November. 

Penjualan Peugeot di Indonesia ditenggarai tertolong oleh peluncuran dua unit SUV baru yakni Peugeot 3008 dan Peugeot 5008 pada Oktober 2021. 

Sebelumnya Rokky pernah mengatakan bahwa Peugeot tidak akan menghadirkan jenis mobil lain di Indonesia seperti sedan dan hatchback. Merek mobil asal Prancis ini akan fokus pada model SUV di Tanah Air. 

Adapun sejauh ini, Peugeot merupakan merek mobil di bawah bendera Astra dengan penjualan paling kecil. Kontribusi Peugeot pada 2021, hingga November, tidak sampai 0,1 persen terhadap grup. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Muhammad Khadafi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper