Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan Terus Melemah, Jaguar Land Rover Pangkas Lagi Pekerja

Jaguar Land Rover (JLR) kembali memangkas jumlah pekerja lini produksi seiring pelemahan permintaan pasar.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 11 Januari 2019  |  01:40 WIB
Jaguar E-Pace.  - Jaguar Land Rover
Jaguar E-Pace. - Jaguar Land Rover

Bisnis.com, LONDON- Jaguar Land Rover (JLR) kembali memangkas jumlah pekerja lini produksi seiring pelemahan permintaan pasar.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (10/1/2019), Jaguar Land Rover berencana mengurangi pekerja dari lini produksi di pabrik dalam negeri, Inggris. Produsen mobil premium itu menyatakan akan mengurangi 10% jumlah pekerja pabrik.

Hal ini berkaitan dengan penurunan permintaan produk di pasar otomotif terbesar dunia, China. Selain itu, Jaguar Land Rover juga menghadapi kendala terkait imbas Brexit sekaligus penurunan penjualan mesin diesel di Eropa.

Jumlah pekerja yang diberhentikan mencapai 4.500 orang dari sebanyak 42.500 pekerja. Hal ini akan berdampak terhadap strategi besar Jaguar Land Rover.

Di sisi lain, sebagaimana diungkapkan induk perusahaan Tata Motors India, Jaguar Land Rover tengah berfokus mengembangkan teknologi listrik. Langkah itu antara lain pembangunan pabrik mesin listrik di Wolverhampton dan perakitan baterai di Birmingham.

Kepala eksekutif JLR Ralf Speth mengatakan Jaguar Land Rover perlu melangkah lebih jauh sebagai bagian dari rencana perubahan haluan perusahaan.

"Kami mengambil tindakan tegas untuk membantu memberikan pertumbuhan jangka panjang, dalam menghadapi berbagai gangguan geopolitik dan peraturan serta tantangan teknologi yang dihadapi industri otomotif," kata Speth.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jaguar Land Rover
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top