Suzuki Targetkan Ekspor Karimun Wagon R Sebanyak 32.400 Unit

PT Suzuki Indomobil Motor menargetkan dapat mengekspor secara terurai Karimun Wagon R ke Pakistan sebanyak 32.400 pada tahun ini. Hingga September, ekspor Karimun Wagon R tercatat sebanyak 23.712 unit, naik 27% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 18.720 unit.
Thomas Mola | 29 Oktober 2018 10:30 WIB
Suzuki Karimun Wagon R. - suzuki

Bisnis.com, JAKARTA— PT Suzuki Indomobil Motor menargetkan dapat mengekspor secara terurai Karimun Wagon R ke Pakistan sebanyak 32.400 pada tahun ini. Hingga September, ekspor Karimun Wagon R tercatat sebanyak 23.712 unit, naik 27% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 18.720 unit.

Department Head of Export Import PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Hady Surjono Halim mengatakan, Karimun Wagon R salah satu andalan Suzuki untuk pasar global. Sejak 2014, Karimun Wagon R telah diekspor ke Pakistan secara completely knock down (CKD) dan jumlahnya telah mencapai 78.384 unit.

Dia menyebutkan, pencapaian tersebut menobatkan Karimun Wagon R sebagai produk Suzuki dengan jumlah ekspor tertinggi dalam bentuk CKD. Menurutnya, permintaan Karimun Wagon R sejak pertama kali dikapalkan terus meningkat.

“Hal ini tentunya sangat membanggakan bagi kami, karena Karimun Wagon R produksi pabrik Tambun bisa diterima dengan baik di Pakistan. Raihan ini terus memacu kami untuk memenuhi dan mengembangkan pasar ekspor di Pakistan, sehingga Suzuki Indonesia bisa berkontribusi lebih besar lagi bagi ekspor Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan sepanjang periode Januari-September 2018, Suzuki mencatat jumlah ekspor Karimun Wagon R mencapai 23.712 unit, meningkat 27 % dibanding perolehan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 18.720 unit.

SIM menargetkan mengapalkan 32.400 unit Karimun Wagon R pada tahun 2018. Selain mengekspor kendaraan ke Pakistan, Suzuki juga telah mengekspor 39.336 komponen knock down Karimun Wagon R ke India pada periode Januari-September 2018.

Hady menuturkan, momentum Suzuki memulai ekspor Karimun Wagon R bertepatan dengan maraknya pasar city car di Pakistan, sehingga membuat permintaan ekspor Karimun Wagon R tinggi. Minat yang besar membuat Suzuki optimis dengan menargetkan ekspor Karimun Wagon R tahun 2018 naik 20% dibandingkan tahun lalu.

Menurutnya, Karimun Wagon R digemari di Pakistan karena memiliki interior yang nyaman, eksterior menarik, dan ukuran kendaraan compact sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sana. Selain itu, Karimun Wagon R juga merupakan kendaraan yang ramah lingkungan dan dijual dengan harga yang terjangkau. Keunggulan yang dimiliki Karimun Wagon R menjadikannya sebagai city car yang banyak dipilih masyarakat Pakistan.

Lonjakan volume ekspor Karimun Wagon R ke Pakistan dari tahun ke tahun sekaligus menjadi komitmen Suzuki terhadap program pemerintah yang menginginkan kendaraan produksi Indonesia bisa diterima oleh pasar manca negara.

“Respons positif dari konsumen Pakistan menjadi bukti bahwa produksi massal Karimun Wagon R di pabrik Suzuki di Tambun sudah memenuhi standar kualitas internasional, sehingga Karimun Wagon R dengan lima elemennya, yaitu S.U.P.E.R [Spacious, Useful, Practical, Efficient, and Reasonable] menjadi pilihan favorit konsumen di sana,” jelas Hady.

Tag : KBH2, Suzuki Karimun Wagon R
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top