Laporan dari Hannover: IAA 2018 Digelar, Daimler Kenalkan 3 Van Baru

Daimler-AG, misalnya, memperlihatkan the New Sprinter, the New e-Sprinter dan the New Urbanetic. Tak ayal, di IAA Commercial Vehicle ke-67, yang diklaim sebagai pameran dagang paling penting di dunia transportasi, logistik, dan mobilitas, banyak produk perdana di dunia, ditampilkan.
Martin Sihombing | 19 September 2018 15:03 WIB
Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) atau Pameran Mobil Internasional, yang digelar 20 - 27 September 2018 di Hannover, Jerman, Rabu (19/9 - 2018) dibuka. Daimler AG pamerkan sejumlah mobil vans, truk dan bus terbaru a.l. the New Sprinter, the New Urbanetic dan the New e/Spirit.

Bisnis.com, HANNOVER - Ruang pamer ukuran 280.000 meter persegi, dengan lebih dari 2.100 peserta dari 50 negara, bukan hanya menghadirkan atau memamerkan kendaraan terbaru.  Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) atau Pameran Mobil Internasional, yang akan digelar 20-27 September 2018 di Hannover, Jerman, mulai dibuka Rabu (19/9/2018) menghadirkan sosok seperti apa kendaraan masa depan itu akan terlihat.

Daimler-AG, misalnya, memperlihatkan the New Sprinter, the New e-Sprinter dan the New Urbanetic. Tak ayal, di IAA Commercial Vehicle ke-67, yang diklaim sebagai pameran dagang paling penting di dunia  transportasi, logistik, dan mobilitas, banyak produk perdana di dunia, ditampilkan.

IAA diakui sebagai pameran satu-satunya yang mencakup seluruh rantai nilai dalam industri kendaraan komersial: dari pembuat kendaraan komersial ringan, menengah dan berat dan pemasok sampai ke produsen trailer dan bus, serta penyedia layanan. "Bahkan banyak startup," ujar  Presiden Asosiasi Industri Otomotif Jerman (VDA) Bernhard Mattes, yang menggantikan Matthias Wissmann.

Namun, IAA kini mencerminkan adanya transformasi di seluruh sektor. Slogan ‘Driving tomorrow’  menekankan fakta bahwa baik industri maupun pameran perdagangan menjadi semakin digital dan inovatif. ”Jadi, perhatian IAA lebih banyak beralih ke pendorong utama inovasi," tutur Mattes.

Fokusnya adalah pada digitalisasi, konektivitas, pengemudian otomatis, mobilitas listrik, dan logistik perkotaan. Tepat pada saat-saat pertumbuhan berkelanjutan dalam perdagangan online, pengiriman efisien dan nol-emisi ke pintu, yaitu mil terakhir, menjadi tugas strategis yang penting untuk seluruh sektor logistik dan transportasi. "Untuk ini IAA menyajikan solusi yang meyakinkan, ”kata presiden VDA.

Misalnya, banyak Original Equipment Manufacturer (OEM)  yang membawa mobil listrik yang siap untuk diproduksi  ke Hannover. Selain itu, bus kota dan truk menengah dengan penggerak listrik akan dipajang.

"Dan pemasok juga sangat inovatif. Tidak ada pameran perdagangan lain di dunia dengan banyak pemasok yang menunjukkan inovasi mereka seperti
di IAA," tutur Mattes.

Di sini perusahaan membuktikan  solusi cerdas untuk mobilitas esok hari terkait erat dengan  pengembangan kemitraan yang sukses dengan perusahaan pemasok.

“IAA adalah pameran untuk mobilitas, transportasi dan logistik hari esok. Pengunjung dapat melihat sendiri kontribusi penting dari powertrains alternatif, digitalisasi dan konektivitas dalam membuat transportasi barang bahkan lebih efisien, fleksibel, aman dan ramah iklim, ” tutur Mattes menekankan.

Proporsi peserta pameran asing kini hampir 60%. Kelima negara yang mengirimkan peserta pameran terbanyak dari luar negeri adalah China, Italia, Belanda, Turki dan Prancis.

Bahkan lebih banyak peserta pameran telah mendaftar dibanding  IAA yang sangat baik pada  2016. Ruang pameran IAA 2018 sudah penuh dipesan  dan  sejumlah besar world premieres. "Kami  pergi ke Hannover dalam suasana hati yang sangat optimis. ”

Dalam event ini, lebih dari 100 ahli dari bisnis, akademisi, dan masyarakat  membahas lima topik strategis  di industri strategis ini secara terperinci: Connected Vehicle, Automated Driving, Alternative Powertrain, Urban Logistics and Transport Service.

Mattes berkomentar: “FORUM New Mobility World (NMW) IAA kami menawarkan pasar untuk ide, inovasi, dan visi. Di sini pengunjung bisa mendapatkan gambaran mobilitas masa depan. ”

Tag : otomotif
Editor : Fajar Sidik
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top